Exit
Apa mungkin keringatnya mengalir hingga ke pipi?
Sebelum benar-benar ke luar dari ruangan kantin, saat di ambang pintu. Aku sempat menoleh ke belakang, menatap sekilas meja yang beberapa menit tadi aku dan April duduki menikmati semangkuk mie instan pakai telur matang, membicarakan tentang sekolah baru, April yang tiba-tiba kerasukan membanting sendoknya ke dalam mangkok. Eh, tapi mataku tidak sengaja juga menangkap segerombolan anak laki-laki datang dari arah samping pintu kantin yang di mana ialah belakang area sekolah. Gerombalan anak laki-laki itu sekitar empat sampai enam orang, berhenti tepat di bangku yang tadi aku dan April duduki. Satu diantaranya melihat ke arah aku, April, dan sis
Bab Populer