Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

“Iya, anaknya sopan pada orang tua dan sudah mapan hidupnya.” “Semoga mereka samawa sampai tua.” “Aaamiin.” Doa dari semua tetangga, saudara dan tamu undangan. Adat pernikahan Jawa digelar. Sang perias pengantin membimbing prosesi pernikahan. Mulai dari sang mepelai laki-laki menginjak telur. Berlanjut sang mempelai wanita membasuh kaki mempelai laki-laki. Berlanjut nyanyian “Cang kucur cang kucur” yang memancing tawa para tamu undangan dan semua yang hadir.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya pada Evi, Bening mencurahkan segala isi hatinya tentang Senja. Gaya bicara Evi tetap tidak berubah ketika berhadapan dengan Bening, meski saat ini ia telah berstatus sebagai seorang istri Gus Qirom. Mereka mencuri waktu bicara berdua di akhir acara syukuran Gus Toif. Kebetulan Gus Qirom tengah asik menyambung kerinduan pada kakak sepupunya itu. Sedangkan Ning Zil masih hilir mudik membantu Bu Nyai. "Berpisah dan melupakan adalah kata kerja klise tetapi mempengaruhi suasana kebatinan." Batin Bening berbisik nyeri.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja

Hingga akhirnya, Allaric melepas pautannya dan mengusap bibir Kirana. "Jangan pernah lakukan itu lagi," bisik Allaric. "Apa?" tanya Kirana bingung. "Menggigit bibirmu," jawab Allaric "Kenapa?" tanya Kirana. "Itu bisa menarik perhatianku dan membuatku semakin bergairah, untuk memakanmu." Bisik Allaric di telinga Kirana. Mata Kirana membulat. Allaric tersenyum. "Ayo kita pulang "
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Bahkan tanpa sadar gue udah sedari awal ngikutin lirik lagu walau dengan suara pas-pasan kaya bebek keselek linggis. Diam artinya bahagialah, menangis artinya aku sangat mencintaimu Aku tak akan mati hanya karna ia tinggalkan Jadi berhentilah menatapku seolah aku sedang sekarat Jawabanku akan selalu dengan senyuman saat orang bertanya kabarku Tinggalkan aku sendiri, jangan temui aku Aku tak ingin memulainya kalau tahu kau akan pergi
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

- 7 Sumpah - Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu 'Kan teramat panjang puisi 'Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena telah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berfikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang kujalani sampai kini? Aku selalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu Meskipun nanti tak hitam lagi Bila habis sudah waktu ini
9.96.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
Elegi Syila

Elegi Syila

Mengingat dia bukanlah siapa-siapa dan hanyalah anak yang diasuh dari panti asuhan yang sama sekali tak memiliki hak untuk tetap tinggal di rumah itu. Pandangannya jatuh pada surat yang tergeletak di atas nakas. Sengaja ia membuatnya untuk Felisya dan kedua orang tuanya. Hanyalah tulisan berisi ucapan maaf, terima kasih dan selamat tinggal. Maaf untuk perbuatannya yang sangat mengecewakan. Ucapan terima kasih untuk kedua orang tuanya yang sudah mau merawatnya dan membesarkannya hingga sampai sekarang. Dan selamat tinggal untuk kenangan manis yang diberikan kakak dan mereka kepadanya. Betapa hidupnya yang sempurna dengan cepat terenggut dalam sekejap mata. Sungguh tidak pernah terduga. Tak te
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Dina duduk di meja kecil, menulis kalimat terakhir di buku harian yang sudah mulai menua. Ia menatap halaman kosong terakhir, lalu menulis pelan, huruf demi huruf: “Kami bukan keluarga sempurna. Kami masih bisa salah, masih bisa sedih, masih bisa khawatir. Tapi setiap kali gelap datang, kami selalu nyalakan pelita kecil di hati kami. Dan selama pelita itu ada, kami tahu kami tidak akan pernah benar-benar hilang.”
914 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Kelana

Kelana

Untuk segala lukamu Yang menjadi lukaku Sedihmu Yang adalah sedihku Badai dalam dirimu Yang mewarnai hidupku; Merah, ungu, jingga, kelabu Untuk segala kamu Yang telah kupilih dengan segenap kesadaranku Lana meremang membaca halaman pertama dari buku yang tengah ia baca. Kata-kata dalam puisi pendek itu membuat Lana merasakan sesuatu yang begitu sedih dan menyentuh, dan entah bagaimana membuatnya teringat Arga.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Aku pun manut sambil tetap setia menatap ke arah dadanya. Memang, setiap jengkal tubuhnya adalah puisi. Sesuatu yang indah untuk dinikmati. Tapi bukan jenis sajak Mbah Sutarji yang deklamasinya kayak baca mantra itu. Tetapi lebih dekat dengan syair mendiang Eyang Sapardi yang aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Namanya Juleha Dwi Cahyani. Kita panggil saja dia Juleha.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai contoh puisi elegi singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status