Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
3 Stages of Grief

3 Stages of Grief

Ada empat tahap dalam menghadapi duka: penolakan, kemarahan, depresi, dan penerimaan. Setiap orang berjuang dengan cara yang berbeda, dan tak semua bisa melewati tahap terakhir dengan sempurna. Juliette, setelah lima tahun berpisah dari tunangannya, Farley, merasa seolah hidupnya mulai kembali menemukan ritme saat mereka memutuskan untuk bertemu lagi. Pertemuan itu seolah sinar matahari yang menembus celah dedaunan menjelang petang. Tapi kebahagiaan itu hanya bertahan sesaat. Keesokan harinya, sesuatu yang aneh mulai terjadi. Setiap orang yang ia temui, mulai dari teman hingga keluarganya, memberikan respon seolah pertemuan itu bukanlah suatu hal yang patut dijadikan kebahagiaan. "Kenapa mereka semua bersikap begitu?" pikir Juliette, tak mengerti apa yang terjadi di sekitarnya. Apa yang sebenarnya tersembunyi di balik pertemuan mereka? Apakah Farley memang benar-benar kembali untuknya, atau ada rahasia yang lebih gelap yang menyelimuti masa lalu mereka? Perjalanan Juliette dalam menghadapi kenangan yang hilang dan kebenaran yang terpendam membawanya pada sebuah pencarian, di mana duka bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang menemukan kembali bagian dari dirinya yang terlupakan.
Romansa
380 viewsOngoing
Read
Add to library
Suamiku yang Tergila-gila Pada Asistennya

Suamiku yang Tergila-gila Pada Asistennya

Pada hari Festival Perahu Naga, suamiku yang berprofesi sebagai direktur rumah sakit lagi-lagi berkata bahwa dia mendapat beberapa jadwal operasi darurat. Jadi, dia tidak bisa ikut pergi mengunjungi orang tuaku. Namun, ketika aku membuka Instagram beberapa saat kemudian, aku melihatnya sedang menyembelih kambing untuk pesta di desa asistennya. Keterangan di konten itu berbunyi sebagai berikut. [ Ibu bilang punya menantu seorang dokter memang menyenangkan, menyembelih kambing pun begitu cekatan. ] Aku hanya mendengus dan menekan tombol like, lalu menuliskan komentar. [ Namanya juga profesional. ] Para rekan kerjaku heboh di setiap grup. Semuanya mengira kali ini aku akan mengamuk pada suamiku. Suamiku langsung menelepon. Aku bisa membayangkan dia sedang mengernyit dengan ekspresi tak sabar di wajahnya sekarang. Andy berkata, "Ini hari penting di desa Nikki. Aku hanya datang untuk membantu mereka. Apa maksudmu sindir-sindir begitu? Nggak ada laki-laki di keluarganya yang bisa membantu dalam acara besar seperti ini. Aku hanya bantu-bantu, apa yang perlu kamu ributkan?" "Cepat hapus like dan komentarmu, jangan buat Nikki canggung di rumah sakit. Kamu dengar, 'kan? Setelah pulang nanti, aku baru luangkan waktu untuk menemanimu pulang kampung, oke?" tambahnya lagi. Selalu alasan yang sama. Andy berulang kali memberiku janji-janji kosong. Kali ini, aku sudah muak dan habis kesabaran. Setelah hari Festival Perahu Naga berlalu dan surat cerai didapatkan, pernikahan kami selama tujuh tahun pun akan berakhir sepenuhnya.
Short Story · Romansa
5.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Rahasia Suami Terbongkar di Meja Pendaftaran

Rahasia Suami Terbongkar di Meja Pendaftaran

Agar anakku, Edy Sudrian bisa masuk sekolah internasional yang terunggul, aku sudah mempersiapkan semua berkas selama setahun. Di hari terakhir pengecekan berkas masuk sekolah, semua berkas sudah disiapkan kecuali akta nikahku bersama suamiku, Eric Sudrian. Namun, begitu tiba di ruang pendaftaran, Eric justru menuduhku karena bertindak sepihak. Saat aku hendak membela diri, staf sekolah berkata dengan wajah aneh, "Nyonya Anida Kusuma, sistem mencatat bahwa pasangan sah Tuan Eric bukan Anda." Dalam seketika, aku langsung terdiam. Darah dalam tubuhku seakan membeku. Sebelum aku sadar kembali, Viona Hakana yang berdiri diam di belakang Eric langsung menyerahkan akta nikahnya. Usai memeriksa, staf sekolah pun mengangguk sambil berbicara, "Pak Eric dan Bu Viona telah menikah di bulan Juni empat tahun lalu, sehingga bisa diproses sekarang." Di bulan Juni empat tahun yang lalu. Hari itu adalah hari pertunanganku bersama Eric. Eric menggenggam tanganku di depan para tamu, kemudian bersumpah bahwa aku adalah satu-satunya cinta sejatinya. Namun, kalimat itu ternyata menipuku selama tujuh tahun.
Short Story · Romansa
5.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

Wira dan Raisa tidak pernah akur sejak kecil. Pada tahun itu, di kalangan mereka hanya tersisa mereka berdua yang cocok untuk dijodohkan. Wira berkata dengan tegas, "Sekalipun mati, aku nggak akan menikahi Raisa." Namun, Raisa malah menunjukkan ketertarikan. "Kalau begitu, aku pasti akan menikah denganmu. Cepat mati sana." Di hari pernikahan, Wira melepaskan puluhan ekor ayam di lokasi acara sebagai bentuk penghinaan. Tanpa ekspresi, Raisa mengambil seekor ayam dan memanggilnya sebagai suaminya. Seketika, Wira kehilangan keinginan untuk mempermalukannya. Dia menatap Raisa yang bersikeras menikah dengannya sambil mencibir. "Kamu pasti bakal nyesal." Tiga tahun pernikahan, untuk ke-99 kalinya, Raisa memergoki Wira berselingkuh di ranjang. Barulah saat itu, dia benar-benar mengerti apa yang dimaksud Wira dulu dengan "penyesalan".
Short Story · Romansa
9.330.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

KAi
“Jatuh cinta dengan cowok tukang modus atau cowok PHP (Pemberi Harapan Palsu)? Itu tak boleh terjadi.” Sayangnya prinsip tersebut tak mampu dipertahankan Masayu dalam kisah percintaannya. Cewek dingin yang dikenal ahli membuat batasan dengan lawan jenis itu tak bisa mencegah perasaannya untuk tak tertarik dengan cowok bernama Bayu. "Sadar! Gunakan akal sehatmu! ... Kepastian? Kamu ngarepin kepastian sama cowok seperti itu? Bener-bener salah sasaran.” *** Tahun demi tahun berlalu, Masayu masih menunggu Bayu. Disisi lain Aji, ketua angkatan dan mahasiswa paling aktif di kampus tiba-tiba bersikap super perhatian dan super manis pada cewek dingin itu. Masayu mendadak populer dan jadi bahan perbincangan karenanya. Tapi ucapan dan sikap Aji yang mengambang, selalu membuat Masayu bimbang. Dua cowok itu pun membuatnya pusing dalam menentukan pilihan. *** Pada akhirnya, siapakah yang akan dipilih Masayu? Bayu, cowok terkeren di sekolah kakaknya yang telah menjadi cinta pertamanya? Atau Aji, cowok populer di kampus yang selalu berusaha mencari perhatiannya? *** Sebuah kisah yang membuat hati berdebar-debar, berbunga-bunga, terbawa perasaan, geregetan, kesal, benci, hingga rindu, yang disuguhkan dalam komedi seru.
Rumah Tangga
102.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Aku Pergi Demi Kebahagiaan Suamiku dan Sekretarisnya

Aku Pergi Demi Kebahagiaan Suamiku dan Sekretarisnya

Suamiku adalah seorang presdir yang bertemperamen dingin. Kami sudah menikah selama enam tahun, hubungan kami pun dingin bak es. Untuk kesekian kalinya, dia meninggalkanku dan pergi ke Disneyland bersama sekretarisnya, bahkan menyewa seluruh pertunjukan kembang api untuknya. Saat itulah aku sadar, dia memang bukan milikku sejak awal. Tiga hari setelah dia pulang, aku pergi ke luar negeri bersama putra kami, meninggalkan surat perceraian di meja. Tak kusangka, dia malah bersedih dan berusaha mencariku gila-gilaan.
Short Story · Gairah
7.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Seluruh Divisi Khusus Kepolisian tahu, Zaki Sadam adalah ahli negosiasi krisis paling profesional. Di saat genting antara hidup dan mati, dia bisa dengan mudah meruntuhkan pertahanan psikologis seseorang. Namun, hanya terhadap air mata Cindi Wiryo, dia benar-benar tak bisa berbuat apa-apa. Semua orang berkata, Zaki mencintai Cindi setengah mati, seolah-olah dia rela memberikan bintang dan bulan untuk Cindi. Namun, hanya Cindi sendiri yang tahu bahwa cinta sejati Zaki bukanlah dirinya.
Short Story · Romansa
6.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Meninggalkan Primadona yang Kucintai 3 Tahun

Meninggalkan Primadona yang Kucintai 3 Tahun

"Ayah, Ibu, aku setuju kuliah di luar negeri." Ketika mendengar putri mereka akhirnya setuju, orang tua yang berada jauh di sana pun merasa lega. "Fellis, akhirnya kamu ngerti. Ayah dan Ibu senang sekali. Kamu buat persiapan ya. Kami akan segera mengatur semuanya untukmu. Sebulan lagi, keluarga kita akan berkumpul kembali." Berbeda dengan orang tuanya yang berbahagia, nada bicara Fellis justru terdengar sangat datar. "Ya, aku tahu." Setelah berbasa-basi sesaat, panggilan diakhiri. Di luar jendela gelap gulita. Fellis tidak menyalakan lampu. Matanya merah, tetapi tidak ada emosi yang terpancar.
Short Story · Romansa
9.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Suamiku Merasa Jijik Saat Aku Hamil, Setelah Bercerai Dia Menyesal

Suamiku Merasa Jijik Saat Aku Hamil, Setelah Bercerai Dia Menyesal

Saat hamil tujuh bulan, suamiku, Ben Harsono, menganggap aku kotor. “Jangan sentuh aku!” Di depan pintu masuk, ia mendorongku dengan jijik. “Bau minyak dapur, menjijikkan.” Mertuaku keluar dari kamar setelah mendengar keributan. Ia pun menyerahkan semangkuk sup sarang burung yang baru direbus kepada Ben. “Sandra, kamu tidak tahu kalau Ben punya germofobia? Sudah hamil begini masih tidak bisa menjaga kebersihan?” “Ben sudah lelah bekerja, tidak bisakah kamu membuatnya lebih tenang?” Aku memandang ibu dan anak itu dengan perut yang terasa mual dan bergejolak. Saat aku berbalik, layar ponselku menyala. Sebuah foto terpampang jelas. Itu adalah asisten baru Ben, Lina. Di foto, wanita itu bersandar mesra di bahu Ben, tersenyum cerah. Latar tempatnya ... kamar tidurku.
Short Story · Romansa
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Saat Obat Alergi Berubah Menjadi Permen M&M

Saat Obat Alergi Berubah Menjadi Permen M&M

Pada malam perayaan ulang tahun pernikahan kami yang pertama, aku tergeletak di atas karpet merah darah, hampir tak bernyawa. Suamiku, Mason, seorang bos mafia, justru merangkul teman masa kecilnya, Yani, sambil menikmati sampanye dan bercakap dengan gembira. Yani tahu aku alergi wijen. Jadi dia membuat setiap hidangan malam ini disiram saus wijen. Aku baru menggigit satu suap. Tenggorokanku langsung membengkak, paru-paruku seperti terbakar, dan ruam merah menjalar di kulitku. Di ambang sesak napas, aku mengerahkan seluruh tenagaku untuk meraih obat alergi di dalam sakuku. Tapi obat itu meleleh, lengket di telapak tanganku. Obatku ternyata telah ditukar menjadi kacang cokelat M&M! Melihat ekspresiku yang tak percaya, Yani tertawa. "Kejutan! Aku sengaja menyuruh Mason mengganti obatmu." "Kita semua tahu kamu cuma pura-pura alergi. Siapa sih yang cuma makan sedikit wijen saja langsung pingsan? Lebay banget." Aku terjatuh dari kursi, berbaring di lantai sambil susah payah bernapas. Di telingaku terdengar suara orang-orang lain yang sedang bertaruh berapa lama aku akan ‘berakting’ kali ini. "Mason… berikan obatku…" Aku memohon dengan suara parau. "Kumohon… aku benar-benar akan mati…" Dia menghela napas. "Drama banget. Kalian perempuan bisa nggak sih berhenti pakai kata ‘mati’ buat mengancam laki-laki? Apa aku belum cukup mencintaimu?" "Yani benar. Selama aku nggak peduli, kamu sendiri yang akan berhenti dengan akting murahan ini." Saat itu, hatiku terasa lebih sakit daripada tenggorokanku. Aku tak lagi menjelaskan apa pun. Dengan tangan gemetar, aku mengirim sinyal permintaan bantuan kepada keluargaku.
Short Story · Mafia
3.9K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
2122232425
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status