Sangkur Pora
Apakah Mas Adry memanggil wanita itu dengan sebutan dinda?
Mas Adry lalu memesan makanan dan minuman ke meja tempat pemesanan.
Sementara itu, aku mencoba berbasa-basi dengan Audi. Walaupun wajah Audi tampak mengeras, seperti menahan sesuatu. Entah itu rasa marah, kecewa atau rasa malu. Aku pun tak tahu.
"Semester berapa kuliahmu, Di?"
"tanya sama Bang Adry saja mbak. Dia lebih tahu. Karena dialah yang selama ini membayar biaya kuliahku," sahutnya sinis.
Hot Chapters