Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Koma

Koma

Dari posisi sedekat itu ia bisa melihat jari-jari cowok itu penuh hansaplast dan mata panda yang terlihat jelas di kulit putihnya. Gadis dengan name tag Rimba buana itu terkejut dengan darah kental yang keluar dari lubang hidung cowok itu. Dengan sigap ia langsung mengulurkan sapu tangan yang selalu ia bawa. Cowok itu terlihat bingung dengan sikap tiba-tiba cewek asing dihadapanya. Rupanya dirinya tak sadar akan darah yang mulai mengucur deras hingga menetes ke layar hp-nya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
ISTRIKU KUYANG

ISTRIKU KUYANG

Dia . ***
1036.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Cindaku betina itu membuka lebar-lebar mulutnya, menyiapkan gigi guna menggigit bahu berotot Kai yang tampak menggiurkan. Grraa ... Saat gigi cindaku hampir menancap di bahu, mata Kai mendadak terbelalak. Terbuka lebar berwarna biru berlian, dan juga berputar searah jarum jam. Hal itu membawa tangan Kai bergerak cepat meninju rahang cindaku. Bugh! Pukulan kuat itu terdengar berdentum. Cindaku sampai terjungkal ke belakang saking kuatnya kepalan tinju itu.
1019.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 759 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Aku benar-benar seperti benalu profesional. Hotpot di atas kompor mendidih. Uap panas mengepul di udara, membuat wajah Phil tampak samar di balik kabut. Mungkin ini lebih baik. Dengan begini, dia juga tidak bisa melihat wajahku dengan jelas. Mungkin ... aku jadi terlihat tidak terlalu buruk di matanya. Hotpot itu terlalu panas, jadi aku hanya mencelupkan sedikit daging ke saus pedas dan mencicipinya sedikit demi sedikit.
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

Sintia tertawa lagi seolah apa yang dia katakan lucu. Dia tidak tahu saja apa yang dilakukan suaminya hari ini. Jarang keluar katanya? Hohoho. Kami sampai di depan lift dan nggak menunggu lama bunyi denting lift terdengar. Aku masuk lebih dulu dan memilih posisi paling belakang disusul sepasang suami istri itu. Mereka berdiri di depanku. Lalu Sintia kembali mengoceh, tapi tertuju ke Tama. Memberitahu Tama tentang beberapa hal tentang... Feli dan Cio, anak-anak mereka.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai cuih
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Sheila Pulungan
memang tiba² buru² tamat yaa :') tp tetap bagus kog.. ^^ ditunggu novel baru ttg kisah Davin dan Sagara. Davin di Novel sebelah uda pernah dispill nikah dengan siapa. Nah Sagara beluuuum ada. Ditungguuuuu CaCi <3
CacaCici
Holla, MyRe. Sehat selalu untuk kita semua dan semangat!! Siapa nih yang nungguin up terbaru dari Pak Zein dan Bu Zahra? Absen dulu dong. Hihihi …. Kemarin pernah up 7 bab sehari kan. Nah, besok kita up tujuh bab lagi yuk. Dukung terus Novel kita ini dengan Cara beri gems dan review manis. Papai ….
Baca Semua Ulasan
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

“Tutup mulutmu, brengsek!” Bug! Adrian menghantam wajah Izul yang sungguh menyebalkan. Sebagai seorang pria dewasa, tidak seharusnya Izul berkata demikian. Merendahakan Azizah yang merupakan kekasih dari rekannya sendiri. Seharusnya pria itu bersikap lebih jentel dalam memperebutkan seorang wanita. Tidak dengan mengeluarkan kata-kata yang menguras emosi dan tenaga.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Suara perempuan dengan sanggul besar itu terdengar begitu lembut. “Ndak papa, Bu.” Asih menjawab dengan logat bahasa jawa kromo yang baik sembari membungkukkan badannya. “Ayo masuk, Mbak.” Bu Carik mengajak Asih memasuki rumah yang besar miliknya. Asih membungkuk dan mengikuti dari belakang.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status