Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tangisku

Tangisku

"Cin,Kamu kenapa kok nangis?" "Aku nggak papa barusan kelilipan pedes banget hehehe." "Loh kelilipan apa kok Sampai kayak gitu air matanya" "Nggak tau tiba-tiba pedes banget tapi sekarang udah enggak kok," sambil tersenyum "Beneran cin nggak papa?" "Iyaaa nggak papa udah lanjutin aja ngerjain soalnya nanti waktunya habis loh."
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
U

U

Kamu… Seseorang yang ku kagumi sejak lama, sejak ku mulai mengenal cinta. Aulia POV end. Angin pagi ini terasa lebih dingin dari hari biasanya. Bahkan saat musim hujan tiba, rasanya tidak sedingin ini. Dinginnya udara begitu terasa menusuk sampai ke relung hati seseorang yang tengah berdiri tak bergeming. Menunggu seseorang lain yang akan datang menyapanya, seperti hari-hari biasa.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

“Tik ... tik ....” Perlahan ritme suara itu semakin cepat dan deras. Suara itu berasal dari arah jendela, sedangkan aku yang masih tertidur, dengan perlahan membuka mata, sambil menatap langit-langit kamarku. “Hujan. Hem ...! di saat begini, kenapa sesuatu yang tidak kusukai ini selalu mengingatkanku tentang dia.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Jadi Kuyang

Jadi Kuyang

Ia juga terlihat menghela napas lega, seakan ada beban yang terlepas dari rongga dadanya. Dan bodohnya, Mayang tak menaruh curiga sedikit pun saat menyadari hal itu. "Sebelum kau tahu syaratnya, kau harus tahu tentang minyak ini Yang. ini adalah minyak kuyang. Apa kau pernah dengar temtang ini?" Edi memastikan sambil menyeringai.
5.56.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
SELINGKUH

SELINGKUH

ucap pria yang memegangi tali kekang anjing kecil itu. Sheila tersenyum dan berjongkok di tanah. "Anjing yang lucu. Siapa namanya?" "Dia bernama Cita," kata pria itu. "Hi, Cipa," Sheila mengelus-elus kepala anjing itu dengan lembut dan anjing itu mengedip-edipkan matanya menatap Sheila seraya menjulurkan lidahnya. Pria itu berdehem. "Kalau tidak salah kau adalah penghuni rumah nomor 20, bukan?"
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

••• "Tadi padahal aku udah nelfon kamu, lho. Tapi kayaknya hape kamu mati," "Aku tidur. Kamu kesini naik apa?" Tanya Keanu atau yang biasa di sapa Ken itu sambil menggingit buah apel yang baru dia ambil dari dalam kulkas. Lea yang sedang memotong sayuran menoleh sebentar, "Taksi," bohong Lea.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
KURENSIA

KURENSIA

ketus Aira Agarish terkekeh Bi Iin datang dengan membawa nampan berisi minuman. “Silahkan Neng Aira sama-” “Saya Agarish.” “Nah, sama Ujang Agarish.” sambung Bi Iin Ting! Tong! Suara bel berbunyi membuat ketiga orang itu terkejut. “Neng, Bibi buka pintu dulu ya,” pamit Bi Iin Sepeninggalan Bi Iin, Agarish menatap Aira. “Air, Ujang itu apa?” tanya Agarish dengen polos
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Hihi. ***
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai cuih
Baca
+Pustaka
Derrick: Pendekar Naga Langit

Derrick: Pendekar Naga Langit

Bang! Lantai tempat Zero berdiri hancur menciptakan kawah akibat tinju Cui yang sangat keras tersebut, Zero menahan tinju Cui dengan belatinya, Cui mundur dan melancarkan tinju api secara beruntun. "Baiklah, jika itu maumu, Cui!" Teriak Zero dan mulai serius melawan Cui yang terlihat sangat menggila tersebut. Ok, lanjut.
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai cuih
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Pebri Yarman Toni
Novelnya bagus, tapi klw boleh saran narasinya jangan terlalu kaku, percakapannya tolong dibuat semenarik mungkin karena aku baca kebanyakan percakapan antara karakter terlalu kaku dan seakan dipaksakan
RajaFantasi
waduh, saya baca baca komentar pembaca, aku menarik kesimpulan kebanyakan pembaca gak sreg kalau ada teknologi dan cerita detail, tapi gimana ya sudah terlanjur. mungkin di chapter selanjutnya aku usahakan kurangin teknologinya dan juga aku usahain gak berbelit-belit buat narasinya. Semangat...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status