Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
U

U

Kamu… Seseorang yang ku kagumi sejak lama, sejak ku mulai mengenal cinta. Aulia POV end. Angin pagi ini terasa lebih dingin dari hari biasanya. Bahkan saat musim hujan tiba, rasanya tidak sedingin ini. Dinginnya udara begitu terasa menusuk sampai ke relung hati seseorang yang tengah berdiri tak bergeming. Menunggu seseorang lain yang akan datang menyapanya, seperti hari-hari biasa.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 100 Beses bilang cuih
Read
+Library
Renggali

Renggali

“Tik ... tik ....” Perlahan ritme suara itu semakin cepat dan deras. Suara itu berasal dari arah jendela, sedangkan aku yang masih tertidur, dengan perlahan membuka mata, sambil menatap langit-langit kamarku. “Hujan. Hem ...! di saat begini, kenapa sesuatu yang tidak kusukai ini selalu mengingatkanku tentang dia.”
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang cuih
Read
+Library
Jadi Kuyang

Jadi Kuyang

Pengemudi perahu yang berusia belia itu bertanya begitu Mayang melambai tangan ke arahnya. Mayang yang masih berdiri di anak tangga kayu menyahuti agak nyaring. Sebab suaranya hampir kalah dengan suara mesin perahu. "Sungai Lantabu! Bisa antar Acil ke sana?" Hanya nama itu yang pernah ia dengar dari suaminya. Pemuda tadi mengerutkan kening kemudian menggeleng cepat.
5.56.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 207 Beses bilang cuih
Read
+Library
SELINGKUH

SELINGKUH

ucap pria yang memegangi tali kekang anjing kecil itu. Sheila tersenyum dan berjongkok di tanah. "Anjing yang lucu. Siapa namanya?" "Dia bernama Cita," kata pria itu. "Hi, Cipa," Sheila mengelus-elus kepala anjing itu dengan lembut dan anjing itu mengedip-edipkan matanya menatap Sheila seraya menjulurkan lidahnya. Pria itu berdehem. "Kalau tidak salah kau adalah penghuni rumah nomor 20, bukan?"
1015.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 450 Beses bilang cuih
Read
+Library
Dia

Dia

••• "Tadi padahal aku udah nelfon kamu, lho. Tapi kayaknya hape kamu mati," "Aku tidur. Kamu kesini naik apa?" Tanya Keanu atau yang biasa di sapa Ken itu sambil menggingit buah apel yang baru dia ambil dari dalam kulkas. Lea yang sedang memotong sayuran menoleh sebentar, "Taksi," bohong Lea.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang cuih
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

ketus Aira Agarish terkekeh Bi Iin datang dengan membawa nampan berisi minuman. “Silahkan Neng Aira sama-” “Saya Agarish.” “Nah, sama Ujang Agarish.” sambung Bi Iin Ting! Tong! Suara bel berbunyi membuat ketiga orang itu terkejut. “Neng, Bibi buka pintu dulu ya,” pamit Bi Iin Sepeninggalan Bi Iin, Agarish menatap Aira. “Air, Ujang itu apa?” tanya Agarish dengen polos
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang cuih
Read
+Library
Derrick: Pendekar Naga Langit

Derrick: Pendekar Naga Langit

Bang! Lantai tempat Zero berdiri hancur menciptakan kawah akibat tinju Cui yang sangat keras tersebut, Zero menahan tinju Cui dengan belatinya, Cui mundur dan melancarkan tinju api secara beruntun. "Baiklah, jika itu maumu, Cui!" Teriak Zero dan mulai serius melawan Cui yang terlihat sangat menggila tersebut. Ok, lanjut.
1034.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang cuih
Ipakita ang mga Review (14)
Read
+Library
Pebri Yarman Toni
Novelnya bagus, tapi klw boleh saran narasinya jangan terlalu kaku, percakapannya tolong dibuat semenarik mungkin karena aku baca kebanyakan percakapan antara karakter terlalu kaku dan seakan dipaksakan
RajaFantasi
waduh, saya baca baca komentar pembaca, aku menarik kesimpulan kebanyakan pembaca gak sreg kalau ada teknologi dan cerita detail, tapi gimana ya sudah terlanjur. mungkin di chapter selanjutnya aku usahakan kurangin teknologinya dan juga aku usahain gak berbelit-belit buat narasinya. Semangat...
Basahin ang Lahat ng Review
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursciri
“Yang aku lakukan adalah karena insting untuk hidup.” “Insting… Itu adalah kata lucu yang keluar dari mulutmu ketika kau sendiri tidak menyukai apabila harus meminum darah,” Caswell tersenyum samar. Ia meneguk minumannya lagi. Ada keheningan sesaat setelah itu. Adrian yang merasa sudah cukup dengan percakapan tersebut, memutuskan untuk pergi dari sana. Ia baru saja berbalik dan mengambil satu langkah, suara Caswell yang rendah menarik perhatian Adrian. “Kurasa kau tidak ingin berbagi?” tanyanya dengan senyum. Adrian melirik melalui bahunya, membalas tersenyum padanya. “Sebagai makanan atau hal lainnya? Itukah yang kau maksud?”
Sikat na Kabanata
105.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 143 Beses bilang cuih
Read
+Library
Crown

Crown

Hal tersebut membuat Cici memberengutkan bibirnya kesal. *** Laura menggeret kopernya dan keluar dari apartemen Angin. "Biar aku aja yang bawa,” Cici menarik koper Laura. "Nggak usah, Ci. Liat tangan kamu tuh, udah penuh sama barang-barang aku,” Laura menunjuk tangan Cici yang penuh dengan peralatannya. Kemarin Angin dan Cici pergi membeli beberapa keperluan kehamilannya.
107.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 266 Beses bilang cuih
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Ia tak akan menyentuh makanan sebelum tahu siapa yang akan datang. “Aku sudah berulang kali mendengar kekeraskepalaanmu. Tapi, baru sekarang aku benar-benar mengetahuinya secara langsung.” Sebuah suara mengagetkan Farrin yang sebelumnya tengah termenung sambil memandang kolam yang bisa dijangkau matanya dari pintu geser khas Jepang yang ia buka separuh. Kolam yang tak begitu besar dengan beberapa bonsai di sekelilingnya dan pancuran bambu yang memiliki kincir kecil di bawahnya. Farrin pernah melihat dari dekat, ternyata, dasar kolam itu tidak terlalu dalam dan memiliki sekitar sepuluh ikan koi dengan berbagai warna.
108.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 288 Beses bilang cuih
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status