PERMINTAAN GILA KAKAKKU
“Kok, semua dibilang bagus, sih. Gue pilih yang mana dong?”
“Ya sudah yang hitam aja.”
Aku mengawasi dres hitam pilihan Kak Daffa, tapi rasanya kurang cocok, masih bagus yang krem.
“Sepertinya lebih bagus yang ini, deh.”
“Udah, bungkus aja semua.”
Aku melongo. “Dua-duanya.”
“Semua yang lo coba tadi, angkut aja!”
Aku tersenyum. Melirik pada penjaga toko. “Mba, kemas!”