Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Tampilan di layar besar berganti menjadi ruang tamu pada malam hari. Cahaya bulan menembus celah tirai, samar-samar memperlihatkan bentuk sofa. Tiba-tiba, sandaran sofa perlahan terangkat. Semua orang yang melihat adegan itu langsung kebingungan. "Apa-apaan ini .... Kita malah dikasih lihat sofa canggih?" "Sofa ini ada fungsi begitu juga? Kalau buat nyimpan selimut sih praktis, tapi sekarang gunanya buat apa?"
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Gadis Binalku!

Gadis Binalku!

Ucap Serena sensual membuat Daffin langsung siaga. Serena mendekati Daffin dan mendorong tubuh laki-laki itu hingga bersandar di sofa. Disusul dengan tubuhnya yang ikut duduk di pangkuan Daffin. Tangan Serena berpegangan begitu saja di pundak Daffin dan perlahan berpindah untuk menangkup rahangnya. Daffin mendongak tanpa disuruh. "You know," Daffin bersuara. "I'm tired of asking you. What you going to do exactly?"
1019.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

tanya Samudera yang datang dengan senyuman mengembang di wajahnya. "Duduk, Pa. Sepertinya anakmu mau ngomong serius. Dia gak mau ngomong kalau Papa gak dateng," ucap Diani sambil menepuk Sofa di sampingnya yang kosong. Wajah ceria Samudera seketika berubah menjadi cemas. "Kenapa ini? Ada apa?"
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

panggil Satria lalu bangun, menoleh ke sekitarnya dan mendapati Daffa di salah satu kursi sofa mengangkat tangan. “Oh, kamu udah lama?” “Setengah jam! Kamu ngorok sampai Saka kesel.” “Mana dia?” tanya Satria, bangun dari tidurnya untuk menghampiri Daffa. “Sama Ante Ghea, jalan-jalan ke bawah, mau lihat adik bayi ....” “Sial.” Daffa tertawa lalu melemparkan sesuatu yang langsung ditangkap Satria. Ponsel yang pernah diserahkan sebelumnya.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Sepupu Rasa Suami

Sepupu Rasa Suami

"Hmm... lebih tepatnya aku ingin membuat perusahaan lain, kak. Tidak di bidang kimia atau farmasi, ingin sesuatu yang baru?" "Perusahaan apa?" "Furniture," Jawab Daffa singkat. Alis Ara mengkerut, wanita itu memperhatikan Daffa. "Apa kau sudah mempelajari nya?" "Tentu saja, aku bermimpi memiliki produk meubel yang ramah lingkungan dan juga ramah di kantong masyarakat, aku sudah mempelajari jenis kayu jati yang cocok untuk di jual harga murah. Tapi, Aku juga akan mengeluarkan produk untuk kalangan atas, kak."
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

tanyanya spontan. Dhava tertawa kecil. “Tentu. Kamu pernah merasakannya, ‘kan?” Kulit pipi Diana makin memanas, dan ia hendak beranjak, tetapi Dhava menahan pinggulnya. “Tidak perlu ke ranjang. Sofa Tantra ini dirancang khusus, Baby. Memberi tekanan dan sudut yang berbeda. Kita lakukan di sini, rasanya akan lebih nikmat dan intens.”
9.956.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Merebut Istri yang Kau Sakiti

Merebut Istri yang Kau Sakiti

tutur Naila dengan sangat santun dan hormat. "Iya sudah," sahut singkat Daffa yang segera duduk santai di sofa. Inginnya menyentuh Naila karena gadis itu terlihat menggoda walau pakaiannya serba panjang, tapi dirinya harus menahan syahwat untuk berjaga-jaga karena bisa saja seseorang bertamu, salah satunya orangtuanya.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan CEO Dingin

Menjadi Tawanan CEO Dingin

Dia takut pada pria-pria kekar di belakang Aura, marah karena Aura masih berani muncul di hadapannya. Aura tersenyum padanya. "Tenang saja, aku ke sini bukan untuk menyakitimu." Daffa mendengus. Aura bisa mendengarnya dengan jelas. Dulu Daffa termasuk anak konglomerat paling terkenal di kalangan sosialita Jakoro. Kini, kabar soal keberadaannya disembunyikan oleh Keluarga Santosa. Mereka bilang Daffa sedang studi di luar negeri.
9.8348.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai daffa sofa sekarang
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
risma iran&gavin
brp bln ngikutin cerita novelmu dn rela top up brp x krn cerita novelmu bagus banget..eeehhh endingny gantung ga jls tamat..minimal aura dn jose saling terbuka menyatakan perasaan cinta dn ga jd cerai gitu..piisss aahh
Cantik
Camelia, sudah 2 hari tidak update. Ceritanya belum selesai, tidak kah kamu mau melanjutkan? beberapa penulis lain berbicara kepada pembacanya, apa kamu juga mau berbicara pada kami? Apa kamu baik-baik saja, Camelia?
Baca Semua Ulasan
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

“Tidak akan, Sayang. Tidak akan, jadi tetaplah aman.” “Menjijikan,” sela Daffa. Pria itu sudah turun dari mobil dan menatap muak Angkara dan Meydisha. Di tangannya terdapat sebuah remote control bertombol tiga: merah, hijau, dan kuning. Entah apa yang akan dia perbuat dengan benda itu. “Kamu tahu mana warna yang paling fantastis?” tanya Daffa dengan sambil menyeringai. Meydisha melangkah maju, tangannya terkepal. BUKK! Merin menghantam pelipis Daffa dengan bata merah. Dunia nyata Daffa berputar dan
9.74.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
JODOHKU WASIAT AYAH

JODOHKU WASIAT AYAH

Barra pun menghampiri kedua wanita yang sedang berdebat hebat memperebutkan posisinya untuk tetap berada di sisi Barra. "Oh, ngobrol biasa aja kok, Mas. Jarang kan, kalau istri sama mantan istri akrab seperti kakak adik," ujar Bulan tersenyum. "Oh, baguslah. Aku hanya mau kasih tahu. Mulai hari ini, Daffa akan sekolah bareng Safia," terang Barra. "Wah, makasih ya, Mas. Daffa udah pengen banget dia sekolah," balas Bulan.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status