Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

Dengan rasa penasaran ia memutuskan untuk keluar Ruang ganti dan betapa syok ia mendapati Daffa duduk di Sofa tunggu. "Dicoba dulu kira - kira ada yang kurang gak." Kata Romi sembari menyodorkan baju batik kepada Daffa. "Terima kasih." Daffa menerimanya dan berjalan kearah Mazaya yang masih mematung didepan Ruang ganti. "Hai Mazaya, kebaya ditanganmu cantik." Kata Daffa lirih. Mazaya tak menghiraukan, ia hanya diam saat Daffa mengatakan hal itu. Entah kenapa tubuhnya seakan tidak ingin bereaksi dengan perkataan Daffa.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
DAFFA DAN MATA UANG DIGITAL

DAFFA DAN MATA UANG DIGITAL

tanya ibu sambil meletakkan panci berisi sayur di atas meja. “Ya, Bu. Aku ingin cepat sampai supaya bisa membaca beberapa artikel tentang blockchain,” jawab Daffa sambil meletakkan tasnya di sudut kamar. Ia menyadari ekspresi sedikit khawatir di wajah ibunya.
695 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
30 AGAIN

30 AGAIN

SATYA mengajak DAFA untuk tinggal bersamanya. SOFIA telaten merawat DAFA, demi menyambung hidup DAFA sepakat jualan rujak jambu Kristal bersama SOFIA, mereka membeli gerobak baru untuk jualan. Mereka terkesan bahagia saat SOFIA dan DAFA keliling jualan. SATYA beranggapan kalau SOFIA jatuh cinta pada DAFA sehingga SATYA tidak mau menganggu SOFIA bahkan SATYA terkesan menghindari SOFIA. SATYA berangkat jualan sebelum SOFIA bangun dan pulang sebelum SOFIA pulang jualan sehingga saat SOFIA sampai di rumah, SATYA pura-pura tidur. Sementara itu MITA mencoba untuk mendekati SATYA saat yakin kalau SOFIA itu jatuh cinta pada SATYA.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Terjebak di Pangkuan Pria Lumpuh

Terjebak di Pangkuan Pria Lumpuh

Daffa bukanlah pria yang terobsesi terhadap istri orang. "Kamu mau bicara apa? Aku tidak punya banyak waktu." Daffa terlihat acuh tak acuh. "Kita bicara di sana ya," Kata Selin seraya mengarahkan sebelah tangannya pada tempat duduk yang masih berada di dalam toko. Kebetulan di dalam toko tas branded itu terdapat tempat untuk bersantai dan disediakan sofa. Daffa pun segera mengikuti langkah Selin di belakangnya. Mereka sama-sama duduk di sofa berwarna putih itu.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Dan lagi-lagi, Darma pergi meninggalkan Lia setelah mengatakan titah yang tidak akan bisa Lia tolak. Nasi sudah menjadi bubur, Lia pikir ia tidak bisa kabur, jadi mau tak mau, wanita itu menuruti permintaan sang Papa. Mencuci muka dan menggosok gigi sebelum turun ke bawah dan menemui Mas Vino yang nampak sudah rapi. Mengenakan kemeja biru tua dengan dua kancing atas terbuka dan kain lengan yang digulung sampai siku, membuat lelaki itu nampak semakin enak dipandang. Di sampingnya, ada sebuah bocah manis dengan rambut hitam legam yang dicukur stylish, belum genap empat tahun. Mata beningnya kemudian menatap Lia dengan seksama.
774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Pesona Duda Keren

Pesona Duda Keren

Dia segera masuk mobil dan duduk di bangku belakang tepat di samping Ahem. "Kenapa kamu tidak memakai rok? Tiffara istriku suka pakai rok, dia begitu feminin," ujarnya pelan seolah sedang mengingat-ingat. "Siapa Tiffara? Mantan istri ya, Bos?" tanya Melo berpura-pura. "Masih juga berdrama," Ahem menggerutu.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Dari Akting Jadi Pendamping

Dari Akting Jadi Pendamping

“Terus, kenapa kamu kemaren ada di studio rekaman Senja?” “Aku kabur pake mobilnya Senja. Mobil aku, kan, di basement. Kejauhan kalau aku ke situ.” “Oh.” Ponsel Dafa berbunyi. Banyak pesan yang menanyakan soal Dafa dan Senja. Fina Fathia [Daf, kamu beneran jadian sama Senja?] Sekar Arifa [Cieee jadian, nih? Katanya sebell, hahaha] Andri Mirza [Dari benci jadi cinta, kualat kan kamu wkwkwk]
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Di Balik Status WhatsApp Suamiku

Di Balik Status WhatsApp Suamiku

tanya Nisha tanpa beban, seolah dirinya dan Saga tidak melakukan kesalahan apapun. “Kalau Saga sudah kembali, temui saya di rumah!” titah Daffa dingin. “Tidak perlu menuggu Saga, Bapak bisa bicara langsung pada saya.” Dengan tiba-tiba, Nisha mendekat dan membelai dada bidang Daffa seraya tersenyum nakal. Ia mengenakan baju tidur berbahan tipis, hingga siapapun bisa melihat bra merah yang dikenakan wanita itu.
8.776.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Twins D

Twins D

Darren hanya diam di karpet lantai berbulu lembut yang di bawa oleh Orang tuanya, karna akan ada banyak orang yang berdatangan dan sofa ruangan itu tidak akan cukup untuk diduduki. Mata Darren tidak lepas dari Daffa, tubuhnya semakin kurus, kulitnya semakin putih dan pucat. Zania memegang erat tangan Darren di sampingnya. "Kapan Daffa bisa pulang?" Tanya salah satu pamannya kepada ayah Daffa. "Sampai Daffa benar-benar pulih." Jawab Brata mengelus kaki Daffa yang tertutup selimut putih.
9.934.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Membawa Kabur Benih Sang Majikan

Membawa Kabur Benih Sang Majikan

Lalu duduk di tepi ranjang. “Kenapa harus teriak, Dara? Kamu takut … aku perkosa kamu?” tanya Daffa dengan santainya. “Mas Daffa keluar dulu. Saya mau pakai baju,” ucap Dara memohon agar Daffa keluar. “Okay. Aku akan keluar. Asalkan mau aku ajak makan malam.” “Sekarang?” Daffa mengangguk. “Ya. Dinner. Di lantai atas. Bakar-bakar seafood dan daging. Aku sedang ingin minum malam ini.”
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai daffa sofa sekarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status