Jodoh Wasiat Istri
"Ya. Bentuknya memang kayak telur, tapi kecil."
"Keluarnya kayak telur ayam?"
Haikal menggeleng. "Enggak segede itu, sih. Dan keluarnya bersama darah."
Bariq terkesiap. "Banyak darahnya?"
"Biasanya, kalau hari pertama sampai ketiga, banyak yang keluar. Selanjutnya, sedikit, sampai benar-benar berhenti.'
"Mama pendarahan?"
Haikal mengerjap-ngerjapkan matanya. Pria berkumis tipis itu takjub dengan cara berpikir putranya.
Hot Chapters