Gairah Sahabat Suamiku
Tidak ada lagi penyesalan yang ada kebahagiaan, apalagi Bela memiliki semua yang tidak Lili miliki, terutama kekayaan yang bisa membuat Zian tidak lagi memikirkan finansial, karena semua sudah di handle oleh Bela, termasuk dengan usahanya yang baru.
Bela tersenyum percaya diri. "Jelas aku lebih hot. Kalau tidak, mana mungkin kamu nambah terus."
Mereka berdua tertawa. Bela menempelkan bibirnya ke bibir Zian, mengunci mereka dalam ciuman panas yang memperjelas kedekatan mereka. Siang itu, rumah terasa hangat oleh gairah dan kepuasan duniawi.