DENDAM
Setahun berlalu, usahaku mulai membuahkan hasil, namun hanya cukup untuk tutup lobang, gali lobang.
Ditambah, biaya perawatan rumah mewahku, yang tidak sedikit biayanya.
Bibi menghubungiku melalui sambungan telepon, di saat aku memasarkan, barang jualanku.
"Asalamualaikum! Ada apa? Bi."
"Bapak, tolong pulang. Tuan mendadak pingsan, dan kepalanya membentur biding kamar mandi yang tajam, membuat kepalanya robek."