Terjerat Pesona Mama Temanku
Risya Petrovarumahnya adittidur di depan pintutidur depan pintupap ada tamu dirumah
Adit meraih tangan Sarah, meremasnya untuk memberinya kekuatan dan dukungan.
"Siapa, Sayang? Katakan padaku," tanya Adit, rahangnya mulai mengeras. “Kalau aku sih merasa ini ulah Damar.”
“Bukan.” Sarah mengalihkan pandangannya sebentar ke Adit, lalu kembali menatap ponsel di meja. Ia mengingat kembali tatapan Siska saat mereka bertemu dan satu lift di kantor Mimpi Media. Tatapan aneh yang seolah seperti membenci dan sinis padanya.