Dan Akhirnya Istriku Diam
Alan diam, dalam lubuk hatinya begitu senang mendapat perhatian dari Rima, sejenak berpikir untuk sakit lebih lama saja, agar istrinya itu tidak beranjak.
"Aku buatkan sarapan dulu, kalau siang ini belum membaik, kita pergi ke dokter."
"Tidak ... aku tidak mau ke dokter!"
"kenapa?"
"Dirawat kamu saja aku akan sembuh."
"Jangan aneh-aneh," jawab Rima kemudian memilih pergi ke dapur sekadar membuatnya bubur.
Tapi Rima terlihat putus asa di dapur, bubur yang dibuatnya sejak tadi tidak berbentuk halus, melainkan hanya seperti nasi menggumpal.