Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tilasmat

Tilasmat

tanyaku. "Ambil kembali apa yang mereka buang di tempatku dan kembalikan apa yang telah mereka ambil dari sana." "Memangnya apa yang telah mereka ambil dari tempatmu?" tanyaku. “Mereka mengambil bunga kesukaanku dan merusaknya." "Baiklah, aku akan mengembalikan apa yang mereka ambil dari tempatmu." Aku pun memilih mengalah. Sosok itu menghilang bersamaan dengan kedua temanku. Setelahnya aku terbangun Karena tepukan seseorang dibahu.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
Polisi Tampan itu Ayah Anakku

Polisi Tampan itu Ayah Anakku

“Aku baru saja ditipu dan aku butuh number ponselku untuk mengaktifkannya lagi.” “Mana ada ngaku ketipu tapi tas kamu aman-aman saja, lengkap lagi.” Ayumi mendesah pelan. “Pria itu hanya mengambil Hp ku tidak dengan tasku.” “Nanggung banget mau maling cuman diambil hapenya doang. Saya nggak percaya!"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
Ambil Saja Uangmu Mas!!

Ambil Saja Uangmu Mas!!

Tak lama, Triiing... Suara notifikasi uang masuk dari sang pemilik Butik kini telah masuk ke rekening Bu Siroh. "Alhamdulillah uangnya sudah masuk nak, dan pakaiannya nanti sore akan diantar kesini. Kamu ambil dulu gih uangnya! Ternyata dia bayar semuanya, bukan cuma DP," Ujar Bu Siroh tak menyangka. "Maksud ibu?"
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
Ambilah Gaji Suamiku!

Ambilah Gaji Suamiku!

Timpal, Johan "Kalau aku tahu dimana sertifikat itu, jelas aku sudah mengambilnya sejak kemarin dan menjualnya, Mbak. Aku sendiri saja gak tau dimana sertifikat itu di letakkan. Bukankah kita sudah mengeledah seisi rumah itu dan tak menemukannya." Ujar ku yang begitu pusing memikirkan permasalahan yang sedang aku hadapi.
9.313.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
Ambil Saja Suamiku

Ambil Saja Suamiku

Luna merajuk dan Sadam malah terkekeh. “Cium nih,” bisik Sadam dan Luna refleks menggeser duduknya. “Maaf menunggu lama, ini pilihannya bisa dicek dulu.” Pramuniaga butik menyerahkan paper bag pada Luna yang langsung dicek hanya ukurannya saja. “Sudah sesuai mbak.” “Baik, boleh silahkan ke kasir untuk pembayaran atau ada yang bisa saya bantu lagi?” “Cukup mbak, kami ke kasir. Ayo!” Luna berdiri lalu menarik tangan Sadam yang langsung ikut berdiri dan memeluk pinggangnya.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi

Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi

Pikiranku seketika kosong, tanganku kaku di udara, tak tahu harus kugerakkan ke mana. Aku berusaha menghubungi Thomas, tetapi tidak ada satu pun yang tersambung. Sampai tubuhku basah karena keringat dingin, kesadaranku perlahan pulih. Thomas menghubungiku kembali melalui panggilan video. Sorot matanya penuh kelembutan, kelihatan normal. "Aku sedang fokus cari hadiah buat kamu, ponsel kutaruh di saku jadi nggak dengar."
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
Ambil Saja  Uangmu, Mas

Ambil Saja Uangmu, Mas

Mataku kemudian tertuju kepada teko yang ada di atas meja tapi sayang ternyata isinya sudah habis. "Sayang ibu keluar dulu ya ibu minta pelayan untuk mengambilkan air karena ternyata ini airnya udah habis,"ucapku berpamitan kepada anakku. "Tapi Aina takut Bu,"jawab anakku. "Nggak apa-apa sayang apa kamu ingin ikut dengan ibu?"
1020.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

“Dimulai dari barisan pertama silahkan maju kedepan untuk mengambil undian.” APA!? Undian apa? Maksudnya apa?
1011.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Suami Buta

Istri Pengganti Suami Buta

Wanita itu mengambil ponsel Rania ketika Rania berharap jika Abrisam menelponnya dan menjemputnya. "Mas … ya ampun untung diingetin. Ponselku dibawa Kara, sebentar aku ambil. " Abrisam menahan Rania yang ingin mengambil ponselnya dan membuat wanita itu kembali duduk di tempatnya semula. "Aku ambilkan dulu, Mas." katanya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai diambilnya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status