Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAKDIR

TAKDIR

Tanpa melihat kiri kanan, Syena langsung saja mengambil buku itu. “Awas !” teriak seseorang sambil menarik lengan Syena. Syena dan orang yang menolongnya sama-sama terjatuh ke pinggir jalan yang dipenuhi rerumputan. Syena terkejut, hampir saja sebuah mobil menabraknya hanya karena ia ingin mengambil bukunya yang terjatuh. Jantungnya masih berdetak sangat kencang, untung saja setelah ia mengambil buku itu orang tadi sigap menarik lengannya.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Tia meminta tolong kepada Aluna mengambilkan gambar antara dirinya dengan Fazam sembari menyerahkan smartphone nya kepada Aluna. Aluna yang memang kebetulan sedang tidak sibuk pun menuruti permintaan Tia, gadis itu mengambil smartphone milik Tia untuk kemudian mengambil gambar beberapa kali antara Tia dan Fazam. Setelah selesai, Aluna mengembalikan smartphone tersebut kepada sang empu. “Eh kita foto juga yu.” Fazam mengajak Aluna berfoto bersamanya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika thustransser6
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
TAKDIR

TAKDIR

Ucap Tristan “Oh iya, Sha, aku juga bawa ini,” ucapnya sambil memberikan buket bunga yang didalamnya ada juga poto-poto aku bersamanya, dan juga sebuah kotak berwarna abu dan biru, warna kesukaanku dengannya. Melihatnya, aku semakin menangis. Sungguh, ini sangat berat. “Gapapa, Sha, kalo emang ini sakit banget, kamu boleh nangis. Tapi, kamu jangan pernah lupa untuk tersenyum!” Ucapnya sambil membawaku kedalam dekapannya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

“Ok, good. Makasih.” “Kamera baru?” “Iya. Hasil gambarnya lebih bagus. Jadi besok bawa yang ini aja. Lebih ringan juga.” Zahra mengambil brosur kuliah di luar negeri di meja dekat lemari. “Oiya, Kamu sudah daftar beasiswa ke mana aja?” “Belum.” “Kenapa?”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
Take a Chance with Me!

Take a Chance with Me!

Bisa menatap lo lebih dari seorang temen. “Udahlah!! Lupain!!!” Adit menyambar gula-gula dari tangan Aya. Dihela napasnya dalam-dalam. Gue positif gilaaa! “Nyobain Kora-kora yuk! Let’s break our adrenalin!” Aya tersenyum sumringah. “Serius?!!”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
TAKE ME HOME

TAKE ME HOME

tanyaku tak percaya dengan apa yang kulihat. “Hari Minggu ikut aku ke gerejaku ya? Di sana banyak mukjizat,” sahut Adel sambil memegang buah apel di tangan kanannya. INGIN TAHU KISAH SELANJUTNYA, YUK PANTENGIN TERUS!!!
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursilybole
warning ada adegan +++++ Happy reading guys 😘 Kesya mengerjapkan kelopak matanya berulang kali, mencoba untuk menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang sudah menelisik menerangi kamar itu. Perlahan dia menjauhkan diri dari dekapan laki-laki yang kini memeluknya namun, tubuhnya sama sekali tidak bergerak. Kesya menyadari bahwa ada tangan besar yang menahan tubuhnya. Dia menghela nafas pasrah, lilitan di tubuhnya sangatlah kuat, sangat sulit untuk melepaskan diri dari dekapan itu. Kesya tertegun ketika melihat pahatan sempurna di hadapannya, tanpa sadar kedua sudut bibirnya terangkat. Tangannya bergerak, membiarkan jari telunjuknya menelusuri seluruh wajah pria itu mulai dari mata, hidung, p
9.911.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Enggan menjawab pertanyaan yang berujung pada rasa sakit hati saja. "Jaket. Itu jaket kesayangan saya. Saya ke sini buat ngambil," ucap Rajaswala dengan santainya mengambil gelas di tangan Vitaloka. Lalu meneguk jus yang hanya tersisa setengah sampai tandas tak tersisa.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai taken by
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status