Untuk baris itu, terjemahan langsung yang menurutku paling natural ke bahasa Inggris adalah 'in a cold, dark and lonely night'.
Kalimat ini sederhana tapi penuh muatan: 'dingin' membawa sensasi fisik, 'gelap' memberi atmosfer visual, dan 'sepi' menambahkan beban emosional. Kalau mau dibuat lebih puitis, aku sering mengubah urutan atau memilih padanan kata yang lebih bernuansa, misalnya 'on a bleak, cold and lonely night' atau 'during a cold, dark and lonely night' supaya ritme cocok dengan melodi. Pilihan kata kecil seperti 'bleak' bisa menambah rasa keputusasaan, sementara 'during' membuatnya terasa lebih naratif.
Aku suka membayangkan bagaimana kata-kata itu jatuh di lagu: kalau vokal lembut, 'in a cold, dark and lonely night' bekerja rapi; kalau dramatis, 'on a bleak and lonely night' bisa lebih mengena. Intinya, terjemahan literal aman tapi bereksperimen sedikit bisa membuat versi Inggrisnya punya jiwa. Rasanya selalu menyenangkan mencoba berbagai variasi sampai yang paling cocok muncul.