Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

Tatapan di matanya kini berkilat tajam. “Kalau dia tidak mau bermain sesuai aturan,” ucapnya pelan, senyumnya melengkung jahat. “Maka aku yang akan menulis ulang permainannya.” Ia menatap bayangannya sekali lagi wajah yang tenang tapi matanya penuh kebencian. “Dan saat waktunya tiba,” suaranya turun menjadi bisikan nyaris tak terdengar. “Semua orang akan tahu siapa yang sebenarnya harus dijatuhkan.”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as disobeying
Read
+Library
Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aturanmu, Bukan Aturanku!

Kegembiraan di matanya membeludak. "Dengar apa yang mereka bilang? Sekarang berlutut. Lalu katakan tiga kali dengan keras, 'Aku ini miskin dan bodoh, aku tahu salahku.' Mungkin aku akan mempertimbangkan untuk melepaskanmu."
29.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as disobeying
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Lagi, lagi Evan menghela nafas panjang, saat mendengar penolakan dari mulut Rara, istrinya. Evan keluar lagi dari kamar mandi, dan memilih duduk di tepi ranjang. Bukan penolakan yang ia pikir, Namun nada marah yang sempat ia tangkap saat Rara ujarkan penolakan tadi yang sedang ia renungkan. "Kenapa dia marah? Apakah saat berada dalam pengaruh obat perangsang dia tidak sadar apa yang telah dia lakukan?" desis Evan lirih.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as disobeying
Read
+Library
OBESI CINTA DAN PENYIKSAAN

OBESI CINTA DAN PENYIKSAAN

Aku tidak akan menjaga mulutku. “Robin!” “Tidak! Kamu menjijikkan.” Aku tersedu. “Lihat bagaimana kamu memperlakukan siapa pun yang bukan aku! Kamu memperlakukan semua orang seolah mereka bisa dibuang, kamu mengontrol semua orang, kamu tidak menghormati siapa pun, kamu menginjak-injak semua orang!” “Karena, aku tidak peduli sialan pada siapa pun, kecuali kamu. Mengerti itu.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as disobeying
Read
+Library
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

Gadis itu masih diam saja. “Aku adalah orang yang tak akan setuju jika kamu mempertahankannya. Kamu tahu hal itu bukanlah sebuah kenormalan kan? Kamu bahkan sadar seharusnya berhenti melakukannya bukan? Yang harus kamu lakukan adalah berhenti sebelum terlambat.” Ya, dia tahu itu. Dia tahu larangan yang tak boleh dilanggar. Seperti Adam yang memakan forbidden fruit sampai dia terdepak dari surga yang indah.
1053.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as disobeying
Read
+Library
Diabaikan Berujung Penyesalan

Diabaikan Berujung Penyesalan

Namun, yang tidak kuduga adalah ibu Vincent langsung menuntut agar aku menggugurkan kandunganku saat itu juga. Aku menolak tanpa ragu. Anak ini tidak bersalah. Meskipun aku tidak menginginkan hubungan apa pun dengan Vincent, anak ini tetap bagian dariku. Dia menatapku seolah-olah aku ini sampah di bawah sepatunya, suaranya penuh hinaan. "Kamu pikir aku akan membiarkanmu melahirkan anak haram setelah kamu keluar dari rumah Keluarga Farhan hari ini?"
37.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as disobeying
Read
+Library
OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

dusta Max, suaranya sedikit bergetar. Tanpa peringatan, Noah menjangkau ke dalam, menyambar kerah seragam Max dan menariknya dengan sentakan brutal hingga dahi Max menghantam bingkai jendela. BRAK! "Saat sedang bertugas, dilarang mengurusi masalah pribadi, Letnan," bisik Noah, suaranya rendah dan penuh ancaman. "Atau kau ingin aku yang mengirimmu pulang ke rumah ibumu dalam peti mati?"
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as disobeying
Read
+Library
FORBIDDEN INLAWS

FORBIDDEN INLAWS

Aku tidak kuasa menahan tangisku sendiri. Aku pasrah ... Aku pasrah, Tuhan ... -tbc-
1021.1K viewsCompletedAdded to Library 653 Times as disobeying
Read
+Library
Menantu yang Tak Diinginkan

Menantu yang Tak Diinginkan

Sakit sekali rasanya mendengar lontaran kalimat cemoohan itu dari ibu mertua, Jika tau akan begini, mungkin Marya akan berpikir seribu kali untuk tetap menikah dengan Rey. Tapi nasi sudah menjadi bubur, ketika ia diam maka semakin terinjak-injak, dan ketika ia mencoba membela diri maka akan dikatakan sebagai durhaka dan tak punya bakti kepada mertua. "Kamu makan saja di dapur, tempat itu lebih pantas untukmu," timpal Wasida lagi. Marya tak ingin berdebat lagi, tenaganya sudah terkuras habis untuk melayani ocehan ibu mertuanya itu. Kini ia memilih untuk menuruti saja apa yang diperintahkan.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as disobeying
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status