OBSESI BARA
Reno, dia hanya diam, ikut mendengar saja.
"Maksudnya?" tanya Bara.
"Kau tau bahwa sebuah penyakit pada dasarnya ada pada diri kita sendiri?" Bara menggeleng.
Rea mendesah terlebih dahulu.
"Maksudku, nama penyakit hanyalah sebuah kelemahan yang menciptakan ketakutan bagi pemiliknya. Pada dasarnya, otak bekerja dari apa yang pikirkan. Seperti pikiran dalam otak kita. Jika kita berpikir positif pada hal yang membuat kita takut,maka hal-hal baik itu akan datang dengan sebuah keberanian. Keberanian dalam menghadapi sebuah bentuk kemungkinan..." Rea menggantung ucapannya.