Merebut Cinta Suami Dari Kekasihnya
Tapi Hazna cukup bahagia, dalam hati kecilnya berharap, bahwa Abimanyu suatu saat akan melakukannya dengan cinta, dan menjadi miliknya seutuhnya hati dan cintanya juga raganya.
Sayup-sayup terdengar adzan subuh, Hazna bengkit dari tidurnya, dengan menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya, permaiman semalam membuat Hazna tidak berdaya. Dengan berjalan pelan Hazna melangkah ke kamar mandi, membersihkan tubuhnya dari ujung rambut sampai ujung kaki, tidak lupa membaca doa niat mandi wajib. Setelah itu Hazna mengambil air wudhu. Lalu dilanjutkan shalat Subuh. Doa-doa ia panjatkan di akhir salat.
“Ya Allah, Engkau berpihak pada orang-orang yang sabar, jadikan aku termasuk orang-orang yang sabar.”
Sikat na Kabanata