Sekretarisku Jilbaber
ucap suamiku.
Ada apa ini? Aku beringsut dari dudukku mendekati Pak Damar, ia mendekatkan tubuhnya padaku, apa yang ia lakukan? Apa secepat ini, bahkan kita belum shalat isya? Tubuhku gemetaran gugup luar biasa.
“Pak, apakah kita --- emm? Kita kan belum shalat isya, Pak?” ucapku gugup.
Ia memegang ubun-ubunku dengan tangan kanannya. Kemudian ia berucap, “Aku lupa membaca do’a setelah akad tadi.”