Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati yang lemah

Hati yang lemah

fireee eoeoeo fireee. .ssak da bultebora bow bow bow' Levi Sweatdrop melihatku yang sebelumnya mengalami gejala 4 L , letih, lelah, lesu, lemas. Menari dengan semangat yang membara di sekujur tubuhku.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai docile
Baca
+Pustaka
Ikhlas

Ikhlas

Entah apa yang ingin dia katakan 📞"Maaf jika pertanyaan saya membuat kamu merasa tidak nyaman. Tolong jangan marah, saya tidak bermaksud membuat kamu tersinggung awan" ucapnya memohon 📞"Hm iya enggak apa-apa kok pak. bapak enggak salah mungkin saya yang salah terlalu sensitif maaf" sesalku
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai docile
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

teriak Satria membuat Abi menoleh nya. "Udah ya guys byyee muach!" ucap Abi sambil memberikan kis bye membuat wanita itu memeluk kegirangan. Abi merangkul Satria. "Gitu dong caranya deketin cewek" ujar Abi dengan sombong ya. "Cih.. Deketin doang tapi gak berani nembak," "Babi lo!" **** "Nah ini nilai kesopanan kamu masih C, kenapa tidak ada peningkatan?"
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai docile
Baca
+Pustaka
DAISY

DAISY

ucap Daisy tegas. Penuh penekanan dan tanpa belas kasihan.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai docile
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Anjing Ribka selalu bawel sekali saat melihat ada tamu yang datang seperti ku. Dan anjingnya terkadang cari perhatian ke Ribka, seperti melompat-lompat, dan mengeluarkan lidahnya saat lelah melakukannya dan tidak pernah lelah selalu saja melompat dan melompat. Anjing Ribka lucu sekali dan imut karena masih berumur bocah. Tidak terasa hari sudah sore saja, aku pamit pada Ribka untuk pulang. Takutnya hujan datang karena aku tidak bawa payung. *****
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai docile
Baca
+Pustaka
Ethereal

Ethereal

Iya, Wendy adalah pengidap Intermittent explosive disorder, sesuatu yang Tirtan percayai menurun dari sang Ayah dan menunjukan gejala saat dia SMA. "Wendy, dimana obat penenangmu?" Tirtan dengan tergesa mengecek semua kantung yang ada di pakaian Wendy begitu juga di tas kecil miliknya. "CHELINE MURAHAN!" "DIAM!" Tirtan menghentikan pergerakannya dan Wendy menghentikan beonya saat Tirtan membentaknya. Di depannya, Tirtan sudah nampak sangat mengerikan, dengan mata yang menyala nyalang dan gigi yang bergemeretak.
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai docile
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status