MISTERI RUMAH ASHWABIMA
"Tidak, Pak. Tidak menyebut jelas tapi sempat dia bilang dia mau pulang ke Karangsena. Saya tidak tahu itu daerah mana, Pak."
Beberapa ratus meter dari butik itu, Nyonya Artiyah menyetop sebuah angkot yang menuju arah terminal. Ia membawa sebuah tas kain dari merk internasional. Wajahnya bersih tanpa sapuan make up. Nyonya telah mengambil keputusan. Ia tidak tahu benar atau salah keputusan itu. Satu hal yang ingin ia pastikan, apapun yang akan terjadi padanya nanti, hidup atau mati, ia akan menjalaninya di rumah Ashwabima, bukan sebagai pelarian.
الفصول الرائجة