Anara
Anara menyodorkan minuman dingin, lalu duduk di samping Bara, menunggu cowok itu menceritakan apa yang dilakukannya tadi.
“Lepasin dulu tangan gua, mau minum. Haus!” Refleks gadis itu melepaskan tangan dari lengan Bara, dan menunduk dengan wajah memerah.
Bara tersenyum, melirik gadis itu dengan ekor mata. Dia menyesap minuman yang di sajikan gadis itu untuknya. Setelah menarik nafas panjang, Bara kemudian bercerita, kalau dia sudah menghapus salinan video Anara, juga sudah merusak seluruh file yang ada di laptop itu.
Hot Chapters