Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus
Sedangkan di lantai satu, pintu terbuka lebar.
Bukannya bergegas mengganti pakaian, Diana justru menguping dari ujung tangga atas.
“Eh, kok, ada … kamu siapa? Bukan maling ‘kan?” tuduh wanita paruh baya. Matanya mengamati penampilan rapi Dhava yang mengenakan celana bahan hitam, dan kemeja kelabu.
Dhava tersenyum ramah, sambil mengulurkan tangan. “Selamat pagi, Bu. Saya Madhava Darmawan, kakak sepupu dan terapis Diana.”