Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Muncratlah semburan cairan kental hangat membasahi paha mulus anak pejabat tersebut. "Pusaka ini sebenarnya masih butuh tiga betina lagi untuk ditaklukkan sampai tunduk. Tapi gara-gara perutku meronta kelaparan, aku terpaksa menuruti ajakanmu memburu daging. Kita kembali ke sarang sekarang, Betina Kacamata."
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

Langkahnya tertahan di ambang pintu, menatap lurus ke ruang tamu di mana sebuah aroma manis bunga melati yang asing langsung menyapa indra penciumannya. Di sofa tengah, Bu Retno yang tadinya sedang tertawa renyah langsung menghentikan aktivitasnya. Di sampingnya, seorang gadis cantik berpakaian terusan pastel langsung berdiri anggun, berbalik badan, dan melempar senyum manis yang sangat menawan. “Nah, Banyu, kamu sudah pulang,” ujar Bu Retno dengan binar mata puas penuh kemenangan. “Ini Larasati sudah datang. Dia baru saja sampai, bareng sama Tara.”
9.911.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai puspa indah taman hati
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Strawberry
Haii...Thanks for the gifts!! Appreciate it! Terima kasih kejujuran teman-teman yg baca pake koin bonus dan happy kasih gift sebagai ganti, bikin semangat! Apapun bentuk support teman-teman aku sangat menghargainya.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Author POV Langit biru cerah dengan angin yang semilir di ibu kota Kotabaru sore ini membuat banyak orang memilih berjalan-jalan di sekitar taman kota. Sebuah taman yang cukup besar dengan sungai buatan di tepinya menyuguhkan suasana alami di tengah hiruk pikuk ibu kota yang selalu ramai. Jalur setapak yang lebar memungkinkan pengunjungnya bermain sepeda, sepatu roda, atau berjalan kaki di bawah pepohonan yang rindang.
10871 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

" Iya, sayang ku?" Aisyah tidak menanggapi ucapan Arkan dengan mengalihkan pandangannya ke arah lain. Sangat indah, indah banget pemandangannya. Mereka sedang melewati Padang rumput yang luas, dan tidak jauh dari sana ada terdapat taman bunga yang begitu indah dan cantik. " Sayang kamu suka tidak? senang tidak sayang ku?" tanya Arkan yang melihat Aisyah dari tadi hanya diam saja.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Dari Petshop Turun ke Hati CEO Tampan

Dari Petshop Turun ke Hati CEO Tampan

"Ya udah pokoknya saya mau keriting rambut, spa, nail art, sama make-up untuk nanti malam. Saya kesana sekarang ya, Jeng! Makasih lho!" 'Tut' "Yaudah, Vony, El! Mama harus ketemu Jeng Dista, kabari mama 'jam-jok'nya ya!" Dan ... begitu saja urusan pagi mereka kelar karena Dini sudah bangkit dan terburu-buru keluar ruangan secepat kilat. El tersenyum menahan tawa sambil menggeleng-geleng melihat kelakuan mamanya. 'Salon' dan 'Dinner' merupakan salah satu kesatuan yang paling mamanya junjung tinggi sebagai sumber kebahagiaan. Terlebih Dinner dengan menantu yang sudah ia idam-idamkan sejak lama? Tentu tidak perlu diragukan lagi akan se-'heboh' dan meriah apa penampilan dan pembawaannya nanti ma
943 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tak Pasti

Hati Yang Tak Pasti

Jesatya termangu menatapnya. Indah. Gambar itu benar-benar indah—hingga membuat Jesatya tidak dapat mengatakan apa pun. Jesatya mendekat, membaca nama yang tertera di bawah bingkainya. Daisila Alma Meisie—“Aku pun, ingin seperti bunga Daisy”. Tulisnya di sana. Jesatya tanpa sadar tersenyum lagi. “Even namanya juga indah banget. Keren.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Bayangan Hati

Bayangan Hati

Angin bertiup ringan, menyapu permukaan danau kecil itu dan membawa serta aroma air yang menenangkan. Di salah satu sisi danau, di bawah rindangnya pohon maple, Robin Van Robert (58) tengah duduk santai di kursi lipat, berdampingan dengan Joseph Dimitri (86), sahabat lama mendiang ayahnya yang telah tiada. Di hadapan mereka, dua batang pancing berdiri tegak, ujung senarnya tenggelam dalam air yang tenang.
586 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Hati Sang Bayangan

Hati Sang Bayangan

“Ini ….” Westfalenpark, sebuah taman penghijauan yang terletak di tengah kota Dortmund. Taman ini bisa disebut sebagai paru-paru hijau sebab dipenuhi banyaknya padang rumput, pepohonan, dan bunga-bunga. Siapapun yang menapakkan kakinya di taman ini, akan disuguhi pemandangan asri yang menyejukkan. Meski hari sudah petang namun masih banyak pengunjung yang datang untuk sekedar jalan-jalan atau menikmati suasana musim gugur di sore hari. Terlihat mata Helena yang berbinar saat melihat sepanjang sisinya terdapat bunga-bunga yang cantik. Dia juga dapat melihat ada beberapa anak-anak yang sedang bermain.
881 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Pesona Bos Tampan

Pesona Bos Tampan

Tangan besar yang sejak tadi mengusap rambutnya dengan lembut, kini mengangkat dagu. Mata teduh itu menyimpan banyak tanya, berharap si cantik ini akan menceritakan semua keluh kesahnya. "Kamu kenapa?" Sebuah kecupan dihadiahkan Reza di kening sang pujaan hati. "Mas Ar-di," ucap Hani terbata. "Tenangkan diri. Baru cerita."
9.311.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Suka Tapi Tak Cinta

Suka Tapi Tak Cinta

Karena dia mengatakan sesuatu dengan sangat pelan, “Sorry..” Hening. Aku masih menahan nafas dengan pandangan tidak teralih dari ponselku, berharap ia menjawab apapun itu. Amir menunduk dengan perasaan bersalah kali ini, ketika sebuah notif muncul dari layar ponselku ‘tutturuttut’. Secercah harapan muncul kembali. Aku segera mengambil ponsel tersebut, terdapat notif baru bertuliskan 'Kuota anda tersisa 200mb, segera isi pulsa sekarang juga’ dari operator.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai puspa indah taman hati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status