Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Zana mendengkus. Mereka keluar dari rumah dukun itu lalu segera beranjak dari sana setelah menghabiskan ayam dan kelapa muda yang Kina ambil tadi. Setelah mereka pergi, si dukun yang mengintip dari jendela seketika menghela napas lega. "Anak titisan Setan dari mana itu? Mengerikan. Jin jinku sampai tak berani keluar kamar," cap Dukun tersebut, betul-betul lega setalah tiga motor anak muda itu pergi.
1087.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai efek pergi ke dukun
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe. CaCi punya kabar gembira nih. Yuhuuu ... Novel baru kita telah rilis. Judulnya 'Membuatmu Menjadi Milikku.' kisah yang kita semua tunggu, kisah Zeeshan Lavroy Azam dan Nindi Xaviera Adam. Yuk, MyRe, segera mampir ke novel baru kita. CaCi tunggu yah ...(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
ryutaa
12-8-25 23:40 done kelar baca novel ini hehehe cerita disini jg ada spilannya nindi n cacan makasih ya kak,ceritanya seru semua... cuma agak gmna gitu giliran mendekati ceritanya zana-ebrahim typo nya banyak bngt hiks T.T tp ku suka kok wlwpun kadang kesel pas Nemu typonya ahaha. maapken ya caci
Baca Semua Ulasan
Pharmacist Save the Villain

Pharmacist Save the Villain

“Syukurlah, Mbah. Roh jahatnya sudah keluar. Terima kasih, Mbah.” Wanita cantik itu, maksudku Ibu bangkit dan menghampiri si aki-aki, menyelipkan beberapa koin ke dalam tangan keriput. Mbah dukun memejamkan mata sejenak. Bibirnya komat-kamit membaca mantra sebelum pergi tanpa permisi. Dasar dukun tidak sopan! Eh? Bukannya justru bagus dia pergi? Salah-salah nanti kesembur lagi. Ogah!
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai efek pergi ke dukun
Baca
+Pustaka
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

Aku tak sanggup membayangkan. Kalau Bang Robi disuruh minum tiga teguk cairan aneh itu, lain lagi dengan Miska. Dia diperintahkan memakan satu genggam penuh kembang setaman yang dijejalkan oleh Mbah dukun. Setelah itu, kedua dukun tersebut langsung pamit pulang. Mereka bahkan tak mau menyentuh hidangan yang sudah kusiapkan dengan alasan terburu-buru karena masih banyak pekerjaan.
1079.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai efek pergi ke dukun
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

cecar Ari dengan tatapan mata yang terlihat sangat putus asa. “Nggak usah aneh-aneh deh, Pa! Mau ke dukun segala.” Dengan tegas Ina menunjukkan sikap tidak setuju dengan keinginan Ari, suaminya. “Nggak sedikit yang pergi ke dukun, hasilnya nggak jelas tapi duitnya sudah habis banyak,” sambungnya mencoba memberi pengertian kepada suaminya. “Apa mama punya ide lain?”
1051.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai efek pergi ke dukun
Baca
+Pustaka
Panglima Kuno Terjebak di Tubuh CEO

Panglima Kuno Terjebak di Tubuh CEO

Itu tidak bisa disembunyikan dari ekspresi wajah dan nada suaranya. “Kalau kamu ragu, lebih baik jangan. Aku tak mau dianggap seperti dukun cabul yang mengobati pasien dengan syarat hubungan intim, ha ha ha! Yah, walaupun ada banyak sekali dukun abal-abal yang berkedok sakti dan memberi syarat itu ke pasiennya, padahal dia tak punya ilmu apa-apa, hanya sekedar ingin mencicipi tubuh perempuan saja.” Juna menambahkan.
9.4193.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai efek pergi ke dukun
Baca
+Pustaka
JERAT PESUGIHAN

JERAT PESUGIHAN

Kali ini Kukuh sengaja menyuruhku tidur di luar dan ia akan tidur menemani Bagas di dalam. Tentu saja aku mengizinkannya, apalagi kondisi Bagas yang masih belum pulih dan stabil. Menikmati keindahan bulan purnama di tepi pantai membuat aku begitu mengantuk. Pagi harinya Kukuh mengajakku ke Rumahh seorang dukun . Rumah dukun itu begitu unik karena terbuat kayu dengannatap jerami. Anehnya setibanya si kediaman sang dukun, Bagas terus memberontak dan ingin pergi dari tempat itu. Berkali-kali aku dan Kukuh berusaha menahannya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai efek pergi ke dukun
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

“Seduh saja.” “Tunggu.” Cal meraih kantong itu, mencium dan memeriksa isinya—daun obat-obatan kering, dan beberapa biji. “Itu untuk meningkatkan stamina, Pangeran. Agar Duchess lebih kuat.” Dokter itu tentu tersinggung. Merasa racikan obatnya tidak dipercaya sampai perlu diperiksa. “Saya dokter yang dipercaya kastil Greybone selama puluhan tahun. Tidak mungkin akan meracun…”
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai efek pergi ke dukun
Baca
+Pustaka
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

Ia bahkan rela pergi ke dukun gadungan yang direkomendasikan oleh temannya. Di tempat itu, Siska duduk di ruangan gelap penuh asap kemenyan. Dukun itu bergumam tak jelas, mengibaskan sapu lidi kecil ke tubuh Siska, sesekali menyebut-nyebut mantra yang membuat bulu kuduknya meremang. “Ini berat, Neng ada aura hitam yang menempel. Harus dibersihkan, harus dibuka auranya!” katanya dengan suara berat seolah penuh wibawa.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai efek pergi ke dukun
Baca
+Pustaka
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

Dengan mata berbinar Damar melihat pada Sekar agar mau membantunya mendapatkan benda itu. “Tentu saja Mbah harus punya uang untuk itu. Emm, apa perlu kita membuka jasa perdukunan?” Sambil berpikir Sekar mencoba untuk mencari cara. “Maksudnya seperti apa? Aku tidak mengerti?” Damar menatap lekat Sekar. “Misalnya apa kita akan menjual jasa dukun melalui online saja. Aku akan menjadi admin bertiga menerima pelanggan yang menghubungi untuk berkonsultasi pada Mbah Dukun.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai efek pergi ke dukun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status