Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Hormat dan Hasrat

Antara Hormat dan Hasrat

Tapi Arsa tahu: kata-kata itu tidak benar-benar menenangkan, justru menyalakan sesuatu. “Nara.” Arsanya lebih rendah, lebih berat. Perempuan itu berhenti. Tatapannya turun ke dada Arsa yang naik turun tidak karuan. Lalu kembali ke mata Arsa. “Ya?” “Jaraknya… kamu yang tentukan.” Mata Nara berubah. Ada bayangan kecil di sana; half-danger, half-desire. Dan ia memilih sesuatu. “Aku pilih…” Ia mendekat satu langkah. Satu. Tidak lebih.
10934 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai elegant desire
Baca
+Pustaka
Kesempurnaan Cinta

Kesempurnaan Cinta

tanya Ratna, melihat dengan pandangan jijik ke seluruh interior ruangan keluarga “Kenapa bu?” “Kamu lihat, ini keliatan sepi banget!” Ya memang Anisa mengakui jika dekorasi ruangan keluarga tidak terlalu banyak pernak pernik. Sengaja karena Anisa sendiri tidak suka yang terlalu ramai. Dia lebih suka yang terlihat simple Anisa dan Ratna memang memiliki kepribadian yang sangat berdeba. Jika Ratna suka yang terlihat mewah dan glamour. Anisa lebih menyukai yang sederhana dan terlihat simple.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai elegant desire
Baca
+Pustaka
Penguasa Dingin Itu Terobsesi Padaku

Penguasa Dingin Itu Terobsesi Padaku

​Matahari siang menyengat aspal di luar jendela kaca patri Kafe Royal yang megah, namun di dalam ruangan itu, suhu udara terasa begitu sejuk dan terkendali, seolah-olah dunia luar yang kacau tidak berhak mengusik ketenangan para elite yang berkumpul di sana. Wangi kopi mahal yang baru dipanggang bercampur dengan aroma parfum desainer yang menyesakkan paru-paru bagi mereka yang tidak terbiasa. Di sudut paling privat, di balik sekat-sekat kayu mahoni yang diukir tangan, Elena duduk dengan punggung tegak, memancarkan aura kemenangan yang seolah-olah sudah mutlak miliknya. Ia mengenakan kacamata hitam besar bermerek yang menutupi matanya yang sembab akibat kurang tidur, namun bibirnya dipoles li
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai elegant desire
Baca
+Pustaka
Bad Duda

Bad Duda

Gadis cantik itu seperti berada di bibir kematian yang menyakitkan. “Apa kau menyukai Elvis karena dia membuatmu merasa ‘puas’?” kalimat yang melecehkan itu dilantunkan sensual tepat di wajah Edeline. “Aku juga bisa membuatmu merasa puas, Edeline. Apalagi melihat kau yang berambut pirang seperti ... ahhh, gairahku semakin terbakar untuk menyetubuhimu. Kau sengaja merubah warna rambutmu demi untuk dinner denganku kan, Edeline?”
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai elegant desire
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Mantan Istri Miliarder yang Dikhianati

Kebangkitan Mantan Istri Miliarder yang Dikhianati

"Elena, aku sudah lama jatuh cinta pada desain Queen Elisabeth. Setiap detail, setiap garis, setiap potongan selalu memiliki karakter kuat dan elegan. Aku mengagumi karyanya... tanpa tahu bahwa desainer di baliknya adalah kamu." Elena merasakan napasnya tercekat. Kata-kata Nathan terdengar jujur, dan itu justru membuatnya semakin tak nyaman. "Apa yang Anda inginkan dariku?" tanyanya hati-hati. Nathan menatapnya dalam-dalam. "Aku ingin kita bekerja lebih dekat. Aku ingin kamu berhenti bersembunyi dan menunjukkan siapa dirimu yang sebenarnya."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai elegant desire
Baca
+Pustaka
Obsesi Seorang Calon Raja

Obsesi Seorang Calon Raja

Kecantikan Evelyne bukan hanya fisik, tapi memancar dari dalam, sebuah kemurnian yang tak tersentuh. Pada saat itu, obsesinya terhadap Evelyne semakin membesar, tumbuh menjadi sesuatu yang lebih gelap dan kuat. Ia tidak hanya menginginkan Evelyne; ia kini terpukau, terkesima, dan mutlak meyakini bahwa Evelyne adalah miliknya, satu-satunya wanita yang bisa membuatnya merasa seperti ini. Dia adalah permata yang harus ia simpan, lindungi, dan kuasai sepenuhnya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai elegant desire
Baca
+Pustaka
Ties of Desire

Ties of Desire

"I spent three years trying to tear your empire down, Galen. Do you really think I’m going to walk away now that I finally own half of it?" Galen let out a low, victorious laugh, his hand sliding up to cup the back of her neck as he pulled her in. "Good," he whispered against her lips. "Because I've got a lot of remodeling to do. And I need my best designer on the job." She smiled against his mouth, her arms sliding around his neck as she pulled him down into a deep, fierce, unhurried kiss that tasted like the sweet, hard-won victory of two paper tigers who had finally burned the cage down.
276 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai elegant desire
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status