Chef Galak, (tapi) Kucinta
Dalam hati Bariqi tersenyum, ia merasa menang sudah berhasil menistakan gadis di hadapannya.
“Nih, sudah semua. Aku mau pulang!” ketus Elya.
“Tunggu!” cegah Bariqi.
“Apa lagi? Kalau kesabaranku sudah habis, aku pastikan kepala kamu akan aku jadiin tumbal pesugihan di Gunung Wilis,” ucap Elya.
“Karena aku baik, sekarang kamu yang makan!” titah Bariqi yang membuat Elya lagi-lagi harus melongo.