Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belenggu Hati

Belenggu Hati

Di mana Ender berdiri dan berkacak pinggang di sana. Menutup tubuhnya atau berganti baju. Benar kata Ender, sudah terlambat. Dia sudah melihatnya dan juga, bukankah para wanita jalang di luar sana. Berpakaian begini dalam merayu pria. Jadi bukankah penampilan ia sekarang dan ucapannya tadi. Sudah sangat mirip, Ini untuk kebaikannya. Kara melangkah melewati Ender dan berjongkok sedikit meraih HP dan dompet Ender di meja nakas. Karna ketinggian meja hanya sebatas lututnya. Tentu saja ia harus berjongkok sedikit bukan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

Devina tersenyum melihat benda berkilau tersebut. Saking konsentrasinya perempuan itu melihat cincin di tangannya, ia sampai tak sadar kalau Sena memberi kode pada pegawai untuk membuka kotak yang satunya lagi. “Dev..,” panggil Sena. Devina menoleh, ternyata kotak yang satu lagi berisi kalung emas putih berinisial namanya dan satu lagi kalung dengan emas batu permata berwarna biru.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

“aku baru tahu kalau kau sangat mesum Gane..?” Ganindira melangkah keluar dengan Ganesha yang semakin erat merangkulnya sambil terkekeh. Ganindira yang sudah berjalan akibat rangkulan erat Ganesha menghentikan langkahnya sambil menatap Ganesha yang juga menghentikan langkahnya. “Bisakah kau lepaskan rangkulan posesif mu itu? Aku susah untuk berjalan Gane…”
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta

Belenggu Cinta

Di bagian kap mesin mobil tersebut, berdiri bendera ungu berukuran kecil yang di bagian tengahnya tersulam motif celurit berwarna emas. Cerita tentang bendera ungu sudah berulang kali Erlan dengar dari masyarakat. Katanya, bendera itu adalah tanda pengenal bagi komplotan begal bersenjata tajam yang tidak segan menggorok korbannya bila melawan. Tapi sekarang Erlan tidak membawa barang berharga apa pun, lantas kenapa mobil itu menghampirinya? “Apa benar Anda yang bernama Erlan?” Seorang lelaki berpakaian serbahitam keluar dari mobil itu dan bertanya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
REINKARNASI

REINKARNASI

Para Prajurit pun segera keluar dari ruangan dan meninggalkan Empu Supa, Raden Kamandraka, Patih Benggala dan Putri Gayatri di dalam ruangan itu. Empu Supa lalu bangkit berdiri dan mengambil sebuah guci berwarna keramik dan menaruhnya di atas meja. Kemudian ia menggambar lingkaran mengelilingi guci itu. Sekilas, lingkaran itu tampak seperti lingkaran biasa. Namun, jika ada yang bisa melihat dengan mata batin lingkaran itu adalah api yang menyala dan bisa membakar makhluk gaib yang nekad untuk mendekat. "Berdirilah di hadapan saya, paduka," kata Empi Supa pada Putri Gayatri. Putri Gayatri pun segera bangkit dan berdiri di hadapan Empu Supa.
9.946.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai empu gandring
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Baca Semua Ulasan
Cincin Kedua

Cincin Kedua

Aku berdehem keras mengusir kecanggungan. "Dek, mas berangkat ya?" Merogoh saku, mencari kotak cincin yang akan kugunakan sebagai mas kawin. Sengaja memesan dua, cincin kawin palladium emas putih dengan model yang sama, satu mata berlian tersemat di atasnya. Dua saku sudah dicari tapi tidak kutemukan, kembali ke kamar, menyisir lantai dan kolong kasur kalau-kalau jatuh, nihil. Jangan sampai ditemukan Lani.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

(Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi Meninggalkan diriku Jangan lupakan aku Semoga dirimu di sana Kan baik-baik saja Untuk selamanya Di sini aku kan selalu Rindukan dirimu Wahai sahabatku Rindukan dirimu "Ok. Latihannya cukup sampai disini dulu karena kakak ada acara jadi sampai sini dulu. Menurut kakak ini udah bagus dan dipertahanin kayak gini ya tapi jangan lupa buat latihan lagi setiap hari dirumah ya Fy, Yo" Ucap kak Sasa
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Semenjak kabut menghempas yang membuat kayu dan ranting berembun, Askara kehabisan akal untuk membuat api. Tak terhitung lama, senandung merdu terdengar lagi dari arah barat laut. Suara perempuan yang lembut itu membuat Askara melangkahkan kakinya menerobos hutan berkabut lebih dalam. Senandung itu terdengar seperti syair sunda yang dikenal sebagai 'pupuh', cengkok lagunya jelas bernada 'maskumambang'. Askara mengukir senyum, segera ia memacu langkahnya lebih cepat guna menghampiri sumber suara itu.
1019.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 700 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
Merindu Suamimu

Merindu Suamimu

Kepalaku mengangguk bersamaan dengan air mata yang mendadak luruh. "Aku sama Fita yang pilih." Bang Fino menunduk memperhatikan cincin cantik. itu di jemariku. "Tapi kayaknya kegedean dikit ya?" kekehnya kemudian. Aku ikut tertawa saat mengamati cincin yang berkilauan di jari manisku. "Nggak apa-apa, tetap aku pake seterusnya. Terima kasih banyak, maaf kalau selama ini aku selalu meragukan kesungguhan Abang."
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
Perjalanan Pendekar Tangan Satu

Perjalanan Pendekar Tangan Satu

seru salah satu Pengemis Tongkat Hijau. "Kalian bisa bicara juga? Aku kira kalian ini bisu semua!" sindir Rawindra dengan perasaan kesal. "Gadis yang kamu cari adalah murid utama dari ketua Pengemis Tongkat Hijau! kami hanya mengikuti perintahnya untuk menghalangi jalanmu mengejarnya!" sahut Pengemis Tongkat Hijau lainnya yang tidak ingin mencari masalah dengan rawindra.
1028.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 965 kali sebagai empu gandring
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status