REINKARNASI
Para Prajurit pun segera keluar dari ruangan dan meninggalkan Empu Supa, Raden Kamandraka, Patih Benggala dan Putri Gayatri di dalam ruangan itu.
Empu Supa lalu bangkit berdiri dan mengambil sebuah guci berwarna keramik dan menaruhnya di atas meja. Kemudian ia menggambar lingkaran mengelilingi guci itu. Sekilas, lingkaran itu tampak seperti lingkaran biasa. Namun, jika ada yang bisa melihat dengan mata batin lingkaran itu adalah api yang menyala dan bisa membakar makhluk gaib yang nekad untuk mendekat.
"Berdirilah di hadapan saya, paduka," kata Empi Supa pada Putri Gayatri. Putri Gayatri pun segera bangkit dan berdiri di hadapan Empu Supa.