Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

"Iya, Mas." Sambil menunggu suaminya membersihkan diri, Senja beranjak turun dari ranjang dan dengan hati-hati ia melangkahkan kakinya ke arah dapur, lalu tangannya dengan cekatan membuatkan secangkir kopi untuk Sagara. Saat ia kembali ke kamar, ternyata Sagara sudah selesai dan lelaki tampan itu terlihat santai merebahkan tubuhnya yang atletis itu di atas ranjang.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kedai kopi senja
Baca
+Pustaka
Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru

Dia pasti bisa menolongku untuk membereskan semua permasalahan yang sedang kuhadapi sekarang. Seno kembali dari dapur dengan membawa secangkir minuman yang mungkin adalah kopi sebab aromanya begitu semerbak. Dia memang suka kopi dan kadang selalu membawa di tas kecil milikny, jadi tinggal disedu saja. “Aku baru lihat videonya dan beg*nya ... Angela yang lihat duluan. Agghh .... “ Aku berdecak kesal sambil menyandarkan punggung ke sofa.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai kedai kopi senja
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Aku tidak tahu berapa lama lagi aku bisa bertahan hidup, jadi aku menjalani setiap hari seolah-olah itu adalah hari terakhirku. Sambil berbaring di kursi pantai dan mendengarkan suara deburan ombak, aku merasa belum pernah hidup sebebas dan senyaman ini selama 27 tahun terakhir. Seseorang tampak berjalan menghampiriku di atas pasir, dia adalah Yoga Pratama, pengacara perceraianku. Katanya dia punya julukan Dewa Kekayaan di kalangan hukum. Selama uangnya cukup, dia bakal menerima kasus siapa pun. Memang hanya dia yang berani menerima kasus perceraianku.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai kedai kopi senja
Baca
+Pustaka
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Mas jangan menggombal pagi-pagi, nanti aku nggak konsen nuangin kopinya.” Kai tertawa, lalu ia sedikit mengendurkan pelukannya supaya Kira bisa fokus menuangkan kopi. Kira menyerahkan kopi itu pada Kai. Kai terpaksa melepas penuh pelukannya, tangannya terulur menerima cangkir kopi tersebut. Lalu Kai menyeruputnya perlahan-lahan. “Perfect,” puji Kai sambil tersenyum samar pada Kira. “Kopi ini seperti kamu. Bikin candu.”
9.350.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kedai kopi senja
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Baca Semua Ulasan
PESONA KAKA IPAR

PESONA KAKA IPAR

Karena sebenarnya, aku pun sering memperhatikannya dari jauh—juga sendirian. Dia tak bicara banyak, hanya duduk di sampingku. Jarak kami cukup sopan, tapi sunyinya terlalu dekat. Dan di saat itulah aku sadar... Kadang, perasaan tak butuh sentuhan untuk terasa begitu nyata. Hanya cukup tatapan, diam, dan satu cangkir teh yang tidak pernah sepahit kenyataan. Senja mulai merambat gelap. Kami masih duduk dalam diam, hanya suara sendok kecilnya yang mengaduk teh pelan, beradu dengan gelas porselen yang terlalu cantik untuk dibiarkan kosong.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kedai kopi senja
Baca
+Pustaka
Sup Kecantikan

Sup Kecantikan

Saat aroma sup mulai menyebar, aku duduk di depan cermin, berdandan menyerupai ibu. Aku memutihkan wajah dengan bedak, memberi perona pipi dan mengoleskan lipstik merah. Dalam pantulan cermin, sosok yang kulihat tampak begitu familiar sekaligus asing. Aku menyeringai, sekarang aku benar-benar seperti ibu! Di luar, suasana semakin ramai. Para pria desa telah membentuk rombongan pengantin, siap mengantarku ke kuil dewa gunung di puncak bukit.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai kedai kopi senja
Baca
+Pustaka
Senja Pertama

Senja Pertama

Angin sore yang sepoi-sepoi menjadi favorit dua remaja yang kini sedang kasmaran. Keduanya sangat suka melihat matahari terbenam sembari naik motor mengelilingi Jakarta. Meski kadang terjebak macet, keduanya tak merasa itu sebuah masalah. Justru semakin banyak orbolan yang tercipta. Remaja sebaya mereka mungkin iri melihat kedekatan Sendanu dengan Dara. Keduanya adalah pasangan yang cocok untuk dijadikan nominasi queen and king di malam promnight nanti.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai kedai kopi senja
Baca
+Pustaka
Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Mereka lalu menikmati siomay dan batagor yang sudah dipesan beserta jeruk panas. ***** Malam hari, Senja sudah berada di kafe tempatnya part time. Ia tidak lupa membawa berkas yang telah dicoret-coret Adam. Ia berharap dosennya tidak akan datang bersama kekasihnya malam ini. Senja dengan cekatan mengerjakan tugasnya melayani pelanggan. Ia sudah meminta izin pada Andre dan juga teman-temannya untuk rehat 1-2jam buat ngerjain revisi. Beruntung teman-temannya bisa memaklumi, meski sempat ada yang mengeluh karena malam hari kafe pasti ramai.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai kedai kopi senja
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Mahkota kecil yang berada diatas kepala, Izza begitu terlihat cantik dan anggun. Menyaksikan Lelaki yang akan menjadi imamnya dilayar televisi yang disambungkan keruangan akad, tengah mengucapkan janji sakral dihadapan Pencipta dan seluruh tamu undangan. “Sah?!” tanya Penghulu. “Saaaaaaahhhh!” Ucap para Saksi tamu undangan. “Alhamdulillah, barakallahumma wabarakalakuma fajama'a baynahhuma fikhoir ...”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kedai kopi senja
Baca
+Pustaka
Pelakor Itu Sahabatku

Pelakor Itu Sahabatku

Merasakan kenyamanan yang luar biasa. Senja melangkah ke dapur, membuat minuman sesuai pesanan Riki. Kopi hitam dengan sedikit gula. Setelah selesai, secangkir kopi itu pun ia bawa ke ruang tamu. Sampai di sana ia menggelengkan kepalanya sambil berdecak. "Baru juga ditinggal sebentar kamu sudah tidur aja, Mas. Apakah kamu secapek itu sampai mencium bau bantal pun langsung terlelap dalam mimpimu?"
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 447 kali sebagai kedai kopi senja
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ms Iced Coffee
Judulnya bikin kuteringat sama cerita pribadiku sendiri. bedanya di cerita ini perebut laki orang, sedangkan di aku perebut kekasih orang hahaha. Btw, novel sebagus ini gabisa diskip. rugi bets kalo diskip. fighting thor!
Queen
Kasihan banget sama senja. Mendingan sama langit aja senja dari pada balikan sama mantan. Mantan tu cocoknya emang dibuang. Memang nggak mudah dapet restu orang tua kevin, tapi kamu harus bisa menunjukkan sama mereka kalau kamu itu layak bersanding sama anaknya.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status