Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
(Not) Just Married

(Not) Just Married

Ia penasaran karena ia belum pernah melihat Jihan masuk ke area kantin membuat Vidi berpikir apa ada yang salah dengan kantinnya? "Tentu boleh," jawab Jihan dengan mata berbinar. "Kajja!" ucap Jihan yang membuat Vidi mengerutkan keningnya. "Kajja? Siapa itu?" Jihan menepuk pelan dahinya, gara-gara membahas korea. "I-itu artinya Ayo. Itu bahasa korea." "Ah bahasa korea ya. Kau sangat suka korea?" Jihan menggangguk-anggukan kepalanya sambil berjalan mengikuti langkah Vidi. "Sangat suka. Lagunya, artisnya, dramanya, semuanya."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

Anak kecil itu terlihat sangat bahagia karena bisa bersenang-senang dan mendapatkan hal baru yang jarang ia dapatkan. Nanda merasakan dua perasaan sekaligus. Pertama, ia senang karena diajarkan berenang. Yang kedua ia senang karena secara tidak langsung ia bisa merasakan beginilah rasanya jika memiliki seorang ibu. Melihat Nanda dan Nismara yang tertawa bersama dan terlihat sangat bahagia, mau tidak mau bibir Arjuna menyunggingkan sebuah senyuman. Ternyata pilihan Arjuna tidak salah mengajak Nismara jalan-jalan.
10.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Tawanan Mertua Kakak

Tawanan Mertua Kakak

Bibir gadis itu menyunggingkan senyum. Malam itu, Amina begitu bahagia bisa berjalan-jalan berdua dengan Ajeng kakaknya. Untuk pertama kalinya kakaknya memanjakan Amina. Dia bisa mencicipi enaknya es cream, dan stik daging dengan cream yang gurih. Mereka kembali ke hotel. Pengalaman menyenangkan itu sedikit banyak mengobati kesedihan Amina. “Amina, Kakak membelikan kopi kekinian untukmu,” kata Ajeng ramah. Dia memberikan kopi latte yang baru dibelinya di café dekat hotel.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

ujar Rina tulus dari hatinya. "Terima kasih, ya. Kalian slama ini slalu jadi sahabat terbaikku. Kalian mau bersahabat dengan aku yang hanya sebagai anak pembantu miskin." Air mata Dea menggenang di pelupuk matanya. "Bagiku, Apa pun pekerjaan orang tua kita, selagi itu halal tak jadi masalah apa pun untuk menjalin persahabatan." ucap Rina lagi membuat Dea semakin terharu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Dirinya yakin, saat ini orang yang ia maksud pasti sedang memprotes perkataannya. "A-apa? Siapa? Siapa yang udah nungguin kamu?" Riri tergagap. Tubuhnya bergetar. Asahy tersenyum dan menoleh pada Khaira. "Adek udah ditunggu sama kakak ipar Adek yang cantik. Dia udah lama nungguin Adek di sana," ketika ia mengatakan itu, wajah Khaira terlihat terkejut dan tegang. "Ma, Kak Jahra' titip salam untuk Mama. Kak Jahra' mirip banget sama Mama dan Arkhai. Kami cocok satu sama lain. Dan ternyata, Kak Jahra' punya hobi nyanyi juga kayak aku." Mendengar itu, Khaira justru menangis lalu memeluknya.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Dia Juga Suamiku

Dia Juga Suamiku

Tanpa basa-basi, Carla pun langsung menyampaikan kesetujuannya. "Saya setuju, saya akan setuju menikah siri dengan suami Ibu, saya mohon, kirimkan uangnya sekarang, saya sangat membutuhkan uang tersebut," ucap Carla dengan jelas, mendengar itu membuat Sarah sangat bahagia. Mama mertuanya yang tengah berada di sampingnya merasa penasaran, apa yang membuat Sarah bahagia seperti itu. "Apa kamu serius?" tanya Sarah memperjelas.
8.74.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

“Ini impian aku dari dulu, tahu nggak sih?” “Aku janji bakal buat kamu bahagia.” Amanda tersenyum lebar, lalu mengecup bibir Rhevan singkat karena terlalu bahagia. “Makasih ya, sayang. Aku seneng banget. Bangeeet.” Mereka kembali berpelukan, erat dan penuh rasa puashagia—seolah lupa bahwa kebahagiaan itu berdiri di atas penderitaan orang lain.
10307.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai enjoy aja
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
AJISEKA

AJISEKA

Sekian lama berada di alam lelembut membuat dirinya tidak merasakan alam yang sesungguhnya, dan kali ini, untuk yang pertama kalinya ia merasakan lagi indahnya pagi. “Aji, pelankan jalanmu. Biarkan kunikmati alam ini, barang sejenak,” ucap Galuh sembari merentangkan tangannya. Sikap angkuh yang tersemat di dirinya luntur seketika manakala berada di alam nyata. “Baik, Mbakyu.” Jawab singkat Ajiseka. “Aji, berapa hari kita sampai di wilayah selatan, hem?” “Cukup lama, Mbakyu? Kecuali kita menggunakan ilmu meringankan tubuh, mungkin sehari semalam kita sudah sampai,”
9.53.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
To Be His Bride (Season 1)

To Be His Bride (Season 1)

Tanya gadis itu lagi dengan nada mengejek. "Aku bersikap ketus pada siapapun yang tidak kusukai." Jawab Ajeng apa adanya dan itu membuat Ayeleen tertawa. "Katakan saja apa yang mau kau katakan, karena aku tidak ingin membuang ‘waktu berhargamu’ dengan basa basi tak penting. “Dengan begitu aku juga bisa pergi dari tempat ini secepatnya." Ucap Ajeng masih dengan nada ketusnya.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Tetangga Culunku Ternyata Big Boss

Tetangga Culunku Ternyata Big Boss

Waktu yang tepat untuk menikmatinya. "Enak," kata Ajun setelah memasukan makanan ke dalam mulutnya. "Enak, kan? Itu spesial aku beli buat kamu sama Naura. Harganya mahal," balas Jevran menyombongkan dirinya sedikit. "Serius? Keren, deh. Baru ini, nih, cocok jadi calon kakak ipar."
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status