Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ajari Cinta Jatuh Cinta

Ajari Cinta Jatuh Cinta

Ajari Cinta jatuh cinta Agar dia mengerti rindu Ajari Cinta jatuh cinta Supaya aku bisa membahagiakannya "Siapa laki-laki gila ini?" Lelaki botak dengan kaos metal merasa terganggu. Dia menonton Sang Berandal dari bawah. Panggung yang seharusnya dia injak mendadak dibajak oleh pejantan yang gabut gara-gara menunggu dua wanita berbelanja.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Dek Ajeng & Mas Abim

Dek Ajeng & Mas Abim

"Aku enggak mengira bulan persalinan Kakak udah dekat." "Saya awalnya juga khawatir." Alyssa mengelus perutnya dengan lembut. "Tapi, kondisinya baik-baik saja setelah diperiksa--kamu sendiri sangat sehat, Ajeng. Wajahmu cerah dan kelihatan sekali bahagianya." Demikian tanggapan Alyssa terhadap reaksi spontan adik iparnya. Dia tidak akan menyangkal ketika Arjuna mengatakan bahwa Ajeng adalah sosok yang gampang disukai. "Apa Kakak tidak bahagia bersama Kak Juna?!"
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Wajahnya yang oriental dengan senyuman tulus memancarkan kehangatan yang membuat suasana dalam pesawat terasa lebih bersahabat. "Selamat pagi, Tuan," Maya menyapa dengan nada yang sangat sopan. "Selamat datang di penerbangan Rastal Airways tujuan Kota Teratai. Apa saya boleh menawarkan minuman selamat datang? Kami punya teh premium, kopi arabica, atau jus buah segar." "Teh hijau bila ada," Peter menjawab sambil tersenyum tipis. "Yang tidak terlalu kuat, saya lebih suka yang ringan dan menyegarkan."
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Ziva: “Aku pengin banget rujak mangga muda. Yang asem banget, pake sambal pedes, terus dikasih kacang banyak.” Reza menatap layar ponselnya selama tiga detik, mencoba mencerna pesan itu. Rujak… jam setengah sebelas pagi? Ia mengetik pelan. Reza: “Sekarang? Serius?” Ziva: “Iya sekarang! Aku udah bayangin rasanya, asemnyaaa, duh Rezaaa tolong yaa 😭” Reza mendesah, lalu mengetik lagi.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Aku, Siska si Janda yang sekarang bahagia, tak akan galau karena cinta yang bertepuk sebelah tangan. "Oke, Bang. Tunggu ya, Siska bikinin secepatnya." "Nah, gitu dong, Neng, senyum. 'kan cantik!" Oh My, ternyata pelangganku ini sampai memperhatikan ekspresi wajahku sedari tadi.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Pengganti Yang Lebih Baik

Pengganti Yang Lebih Baik

Aji kembali memberikannya pada Hana. Dan Hana meneguknya dengan mudah. Diperhatikan Aji yang merasa sangat senang bisa melihat seorang wanita makan dan minum di hadapannya tanpa malu-malu. Senyumnya tidak luntur sedikit pun. "Hah, segarnya," kata Hana. "Lucu," lirih Aji. "Apa kamu bilang?" tanya Hana. "Tidak, tidak ada," jawab Aji. Mengalihkan pandangannya agar tidak tertangkap basah oleh Hana sedang mengaguminya.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Sesungguhnya

Cinta Yang Sesungguhnya

Hingga tanpa memikirkan apapun Aji meninggalkan kantornya dan meminta wakilnya untuk mengerjakan semua pekerjaannya, dan ia segera pergi ke kediaman keluarga Dewangga--besannya. Pelukan haru namun bahagia terjadi tatkala Aji memeluk Aya, bahkan matanya berkaca-kaca. Sungguh ia merasa sangat bahagia, dan tak mampu menggambarkan kebahagiaannya ini. Kini semua berkumpul di meja makan untuk merayakan kebahagiaan yang mereka rasakan ini. Baik Mahanta maupun Soraya tidak pernah membedakan sikap mereka pada Aji dan Hilda meski mereka hanyalah besan di rumah mereka. Keakraban dua keluarga ini terjalin dengan sangat baik.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Keris Darah Candramaya

Keris Darah Candramaya

Tanya Wismaya. "Entahlah, mungkin ini keberuntungan jika dia pergi dari tempat ini." Pungkas Aji Suteja. Seno Aji menghela nafas panjang, "Tapi aku sedikit kecewa." "Kenapa?" Tanya Kebo Ireng. "Akan lebih seru jika kita menguras hartanya di depan wajahnya sendiri," ujar Seno Aji, dengan sudut bibir yang terangkat
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status