Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikah Denganku

Menikah Denganku

“Kau hanya sedang belajar—akan aku anggap begitu. Kau sedang mempertimbangkan tentang banyak hal bahkan mungkin termasuk keputusanmu. Kau sedang belajar menemukan jati diri—mungkin juga. Aku hanya bisa memberikan dukungan.” Ini hanya tentang sebuah proses. Yang jika William melihat ke dalamnya, Jazzy sedang menghidupkannya ke dalam hatinya. Sebuah proses yang akan Jazzy jalani dan menuju sebuah hal yang hendak di raihnya. Yang dalam pikiran Jazzy telah di hidupkan bahwa proses adalah suatu hal yang harus lebih di hargai. Dan Jazzy sedang menghidupkan sebuah tindakan bahwa ada hak tentang kehidupannya untuk berproses menjadi lebih baik lagi.
97.6K viewsCompletedAdded to Library 290 Times as enjoy your process
Read
+Library
Never Cease

Never Cease

Semua hal butuh sebuah proses. Begitu juga dengan melepaskan cinta pertama. Butuh proses pemulihan hati, entah dalam jangka panjang atau pendek. Semua tergantung pribadi dan pemikiran masing-masing. Jika kau berpikir positif setelahnya, proses itu akan mudah untuk kau lalui. —Mark Lee. -o-
3.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as enjoy your process
Read
+Library
Ciuman Panas Sang Miliuner

Ciuman Panas Sang Miliuner

Tujuan semua orang di sana adalah memiliki akhir yang bahagia, tetapi untuk menuju ke sana, membutuhkan usaha dan proses yang cukup panjang. *** Semakin sulit jalan menuju suatu 'tempat', sesungguhnya akan ada suatu 'kepuasan' saat titik akhir perjalanan itu tercapai -Anonim-
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 220 Times as enjoy your process
Read
+Library
Two Sides Of KIRANA

Two Sides Of KIRANA

“Gue suka proses. Termasuk kenal orang.” Kirana diam beberapa detik, lalu menyesap kopinya. “Hati-hati. Kadang proses bisa nyakitin kalau tujuannya gak jelas.” “Kalau gue jelas?” Kirana menoleh, menatap lurus ke matanya. “Kita kerja bareng, Res.” Ares mengangguk. “Dan kita kerja bagus. Tapi bukan berarti gue gak boleh... penasaran.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as enjoy your process
Read
+Library
Suami Warisan

Suami Warisan

“Aku enggak tau apa yang kusuka, karena ini masih baru bagiku.” “Hm, yah ….” Narendra mengulangi gerakannya sembari menghitung dalam hati “kali ini nikmati saja setiap gerakan perlahan saya. Kenikmatan tidak hanya bisa dicapai dengan gerakan cepat, cara ini memang lebih lama prosesnya, namun hasilnya juga tidak akan mengecewakan.” Rengganis memeluk punggung Narendra dan berujar, “Kalau begitu, lebih dalam juga.”
10157.7K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as enjoy your process
Show Reviews (58)
Read
+Library
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Read All Reviews
Sentuhan Panas Bos Suamiku

Sentuhan Panas Bos Suamiku

Justru ia menikmati proses ini. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia mengejar seseorang tanpa trik, tanpa strategi berlebihan, tanpa permainan. Hanya dengan ketulusan. Dan entah mengapa, itu terasa jauh lebih menyenangkan. "Lagipula," lanjut Raynard santai, "aku tidak keberatan menunggu. Selama dia tidak menjauh, itu sudah cukup bagiku."
9.9239.2K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as enjoy your process
Read
+Library
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

"Apa yang kau pikirkan, Mukhayyam?" "Saya sedang mencoba memahami semua ini, Guru. Rasanya seperti perjalanan ini lebih besar dari yang saya bayangkan." Juru Uji tersenyum. "Itu karena memang begitu. Tetapi kau tidak sendirian, Mukhayyam. Ingatlah, setiap langkah yang kau ambil adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar. Kau hanya perlu percaya pada prosesnya."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as enjoy your process
Read
+Library
Ifat

Ifat

“Tentu saja tidak. Tak ada satu perempuan pun yang bisa terpuaskan dengan cara-cara transaksional seperti itu. Kalau pun ada, entah ya, aku belum pernah tahu tuh.” Aku mengangguk-angguk. Paling tidak, kali ini aku mendapat sebuah sudut pandang. “Aku hanya ingin,” lanjut Kassandra. “Aku hanya bisa.., menikmati proses itu dan bisa terpuaskan hanya dengan orang yang aku cinta.” Tunggu, tunggu sebentar! Aku pernah mendengar kalimat semacam ini diucapkan oleh seseorang. Redaksinya sedikit berbeda, tapi pada intinya sama.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as enjoy your process
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Mulai merangkai semuanya menjadi kalimat masuk akal. Itu proses yang sulit. Seperti mengulang taman kanak-kanak kembali. Nah, kalau ada yang bilang belajar hal baru itu adalah proses yang menyenangkan, maka dia antara orang masokis tolol atau justru sadis yang berusaha memengaruhi orang lain agar jatuh dalam kesengsaraan yang sama. Perjalananku bukan cuma dipenuhi tanah berduri tandus yang sepertinya enggak ada harapan.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as enjoy your process
Read
+Library
Dear Joy

Dear Joy

Yang pertama, menyelesaikan proses revisi sampai pendaftaran secepat mungkin dan pulang dulu ke kotaku sampai H-3 hari wisuda atau tetap di sini sambil menikmati hari-hari terakhir di kota ini. Lalu, mataku tertuju pada sebuah buku yang ternyata sudah sangat lama kutinggalkan. Itu adalah buku harian Joy. Sejak hari pertama aku membawanya ke sini, aku bahkan tidak menyentuhnya lagi. Ini berbanding terbalik dengan apa yang aku lakukan pada skincare milik Joy. Oh, jelas itu adalah sebuah pengecualian. “Hm … ini kan … apa aku harus membacanya sekarang?” gumamku.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as enjoy your process
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status