Sang Penguasa Mutlak
Di tengah-tengah bola mata mistis itu, seorang sosok pria berdiri tegak, melayang dengan aura yang begitu menekan hingga membuat lutut para prajurit gemetar hebat.
"Hoo... semut-semut kecil dari sisa-sisa Kerajaan Xuan, rupanya," ucap pria misterius itu.
Suaranya tidak keras, namun bergema langsung di dalam kepala semua orang, merontokkan mental mereka.
Seketika, pria gemuk dan seluruh pasukannya langsung menjatuhkan diri, berlutut menyentuh tanah.
"HORMAT KEPADA YANG MULIA FEIYA!" Teriak mereka serentak dengan penuh ketakutan dan rasa hormat yang mutlak.