Sang Penakluk Dewa
Alfonzo Perez bangun tidur tiba tiba ada bekas cakaranlintang kemukus dini harimata perih saat bangun tidurpingsan tapi masih sadar
umpat Balada.
“Sepertinya tidak lama lagi anda akan memiliki keluarga baru, ketua,” goda Balangbang.
“Diam kau Balangbang, jangan membuatku bertambah kesal,” ujar Balada membuat Balangbang segera menyesal.
“Hahaha, kau bercanda diwaktu yang tidak tepat, Balangbang,” Bagas tertawa sedangkan Wirusa dan Jaka ikut menutup mulut seperti para gadis berusaha menahan tawa.