Pertaruhan Terakhir Sang Pewaris
Lady Florist melangkah mendekat, mencoba menembus keteguhan di wajah putranya.
Lazarus memutar gelas kristal di tangannya, membiarkan es batu di dalamnya berdenting memecah kesunyian. "Aku melihat belati berukir perak itu di tangan Safira saat hari pemakaman Camelia, Ibu."
***
Bayangan malam kecelakaan tragis berapa waktu yang lalu kembali berputar kasar di balik ingatan Lazarus.
"Hei, Nona! Sebutkan namamu, keluarga Svarga akan memberimu hadiah, karena telah menyelamatkan nyawa pewarisnya," ucap Lazarus lirih, nyaris tak terdengar. Pandangannya mulai kabur.