Gairah Liar Tante Silvi
Drrttt… Drrrttt…
Ia melihat nama di layar: Pram, anak buahnya.
“Ya, halo, Pram. Sudah dapat informasinya?” tanyanya datar tapi tegas.
“Sudah. Aku kirim fotonya ke WA. Kau bakal kaget,” jawab suara di seberang.
Panggilan terputus. Silvi segera membuka pesan masuk—beberapa foto muncul. Saat matanya fokus pada wajah seseorang di foto terakhir, darahnya seakan berhenti mengalir.