Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan
“Gimana, Mas Pram? Aku bayar dengan layak kok!”
Tidak ingin membuat wanita itu menunggu padahal sudah baik untuk menawarkan, Pram akhirnya membuat keputusan.
“Saya mau, Bu Sisil,” ujar Pram.
Wajah Sisil langsung berbinar mendengarnya. “Syukurlah!”
Pram mengangguk sopan. “Kalau begitu, saya pamit pulang dulu, Bu.”
Pram dan Sisil berdiri dari duduknya di sofa. Namun, ketika ingin berjalan ke pintu depan, Sisil tiba-tiba kehilangan keseimbangannya dan…