Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Beautiful Pain

Beautiful Pain

ucap Xander dingin dan datar. Frank menganggukan kepalanya. “Oh, ya, Tuan Foster, perkenalkan ini Audrey Russel, putri dari keluarga Russel.” “Kau tidak perlu memperkenalkannya. Aku sangat mengenalnya,” balas Xander dingin. “Ah, kau dan Audrey sudah saling mengenal?” Frank menatap Xander dan Audrey bergantian. “Keluarga Foster sangat dekat dengan keluargaku, Frank,” sambung Audrey dengan suara tenang.
10117.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
Perjuangan Sang Mantan Napi

Perjuangan Sang Mantan Napi

“Sebaiknya kamu istirahat atau dia akan menasihati kamu panjang lebar melihat lingkar hitam di bawah matamu.” Aku menoleh ke arah Jeff, dia mengangguk pelan. Kami keluar dari kamar itu melihat Yair sudah tidur. Irni selamat. Dua kabar baik itu sudah cukup untuk membuat beban berat di pundakku sedikit terangkat. Semoga saja Moira juga akan segera sadar. “Bagaimana dengan anak-anak? Di mana mereka?” tanyaku kepada Jeff. “Mereka ada di apartemenku. Ada orang tua Jeff yang menjaga mereka. Jangan khawatir. Tidak akan ada yang bisa mengusik mereka di sana,” jawab Franky.
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
My Friendship Story

My Friendship Story

Ada kasur, televisi, lemari, dan lainnya. Terlihat pula foto-foto kelima laki-laki itu yang saling merangkul. Terlihat juga foto-foto mereka umur sekitar delapan tahun yang sedang menonton televisi di sebuah rumah. "Mereka emang sahabatan dari kecil kayaknya, ya?" tanya Zella. "Emang, Zell." jawab Nayfira yang sudah mulai tahu kehidupan Gibran.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
Bed Friend

Bed Friend

Melihat hal itu Jenni langsung berhenti menangis dan mulai tertawa lagi. “Sumpah yah, makin gue pikirin, makin buat gue pengen marah semarah-marahnya. Bajingan yang satu itu. Kenapa nggak cepat mati aja coba,” ucap Rey dengan emosi yang berapi-api. “Kita kayaknya perlu melakukan sesuatu deh,” Jimmy menambahkan seraya memperlihatkan akun milik Jenni. “Lo harus hapus semua status-status galau yang lo buat kemarin Jen.”
911.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
HASRAT MEMBARA SUGAR DADDY

HASRAT MEMBARA SUGAR DADDY

Frank bertahan hidup dengan memakan tikus yang berkeliaran dan meminum air hujan ataupun air kencingnya sendiri. Begitulah Tristan menyiksa Frank yang telah membuatnya menjadi monster untuk orangtuanya sendiri. Tristan tersenyum sinis melihat begitu hinanya Frank saat ini. "Ini belum seberapa, kamu harus menjalani kehidupan ini sampai mati!" "Beri aku minum... tolong..." Mohon Frank lagi. Tetapi Tristan tidak menghiraukannya dan berlalu begitu saja tanpa menggubris panggilan Frank.
9.4209.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Dita Sintiya
untuk Pembaca setia saya hanturkan banyak terima kasih, karena sudah menyukai cerita yang saya buat. Tetapi saya minta, agar memberikan komentar yang bijak dan tidak kasar ... Yang ada di buku ini hanya cerita halu/karangan/fiktif jadi jangan terlalu terbawa emosi dan akhirnya berkata kasar ...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
FRIENDZONE

FRIENDZONE

Terlambat. Iya, memang sudah terlambat ia menyadari perasaannya yang sebenarnya. Jefrey hanya menghembuskan nafasnya kasar mengingat kejadian empat tahun yang lalu itu. Saat ini ia menggantikan posisi ayahnya sebagai direktur, ia memiliki semuanya, tapi ia tidak memiliki tempat untuk pulang. He's really felt homesickness.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
My Imaginary Husband

My Imaginary Husband

Aku hanya mengangkat bahu seraya berkata, “Terserah lah.” * Gamma sampai di apartemen tak lama berselang, kemudian menuntunku dan Xabian menuju unitnya di lantai tujuh belas. Ia merangkulku sembari mencerocos tentang para paparazzi yang menumpuk di sekitar rumah kami. Dia membuka sebuah pintu hitam mengkilap, kemudian merentangkan tangan dengan lagak dramatis. “Selamat datang di kediaman Hamba yang sederhana ini, Tuan Putri,” ejeknya.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
Unexpected Life

Unexpected Life

kilas Matilda tepat. Penampilan Franky sekarang ini, terlihat seperti zômbie ketimbang manusia. Mata merah, bengkak. Wajah basah juga kusam. Kucel sekali. Pintu diketuk, tangan Matilda menyuruh maids semakin mendekat padanya. “Terimakasih, sekarang kalian boleh pergi.” Matilda mengusir maids dengan elegan.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
LOVERS AT CHRISTMAS EVE 1

LOVERS AT CHRISTMAS EVE 1

They all agreed and promised to continue supporting Stefany until she could return to school again. Every day after school, Marsha and Caroline visited Stefany's house, bringing stories and the latest news from school. Each time they came, Stefany felt better, even though she still had to endure the punishment from her father. The presence of her two best friends gave her extraordinary strength and spirit. The Madison Residence. Mr. Frank sat on the living room sofa, his face looking strained with sharply furrowed brows. His eyes constantly glanced at the wall clock, counting every second that passed.
10724 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
Presdir, Istri Sahmu Telah Kembali

Presdir, Istri Sahmu Telah Kembali

“Masih bersama teman Papa. Hingga kini ia diterapi dan diawasi ketat.” Cerita Frank jelas membuat Sarah dan Marc maju mundur untuk melanjutkan proses adopsi. Mereka lalu berjanji untuk hati-hati dalam memutuskan. Selesai berbelanja, Marc mengantar orang tuanya pulang ke rumah masing-masing. Baru kali ini Lucy melihat rumah baru Frank karena mereka mengantar Frank lebih dulu. Mata Lucy menatap bangunan mewah yang tidak terlalu besar – paling tidak, rumah pemberian Frank sebagai harta gono gini yang ia tempati sekarang lebih besar dari rumah Frank sekarang.
1023.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 847 kali sebagai foster home for imaginary friends frankie
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status