Angin membawa kenangan cinta 12 tahun
“Benar! Kalau Kakak bersedia memberi uang, aku akan menjadi budakmu di kehidupan selanjutnya.
Aku tidak menanggapi janji yang dia ucapkan. Sebaliknya, aku mengangkat kepala dan mengalihkan pandangan ke kerumunan orang yang sedang menonton.
“Saya ingin bertanya kepada semua yang ada di sini.”
Nada bicaraku tenang, seolah sedang menceritakan kisah orang lain.
“Jika ada seorang wanita yang berpura-pura mabuk lalu naik ke ranjang suamimu, memanfaatkan kesempatan dengan memberikan obat, dan akhirnya melahirkan anak darinya. Lalu selama empat tahun, dia terus mengadu domba hubungan kalian sebagai suami istri.”