ZahFad
Marisa gugup dan bingung harus berkata apa.
"Marisa, apakah benar kamu mengajari dia banyak hal?"
"Benar, Uztad," jawab Marisa dengan perasaan gugupnya.
"Kalau begitu, kamu sukses mengajarkan Zahra menjadi lebih baik. Saya bangga sama kamu, Marisa."
Wajah mereka berdua tersenyum, sementara Fadli dan Yusuf ikut tersenyum juga.
"Saya yakin bahwa bukan kamu pencurinya." Uztadz menatap Zahra dengan perasaan tenang. Sementara Marisa tersenyum lebar. Zahra pun merasa lega dengan susasana yang sempat tegang sedaritadi.
Hot Chapters