Klandestin
Seingatnya, kemarin ia tidak melakukan sesuatu yang salah atau menyinggung Bestari, kenapa dia jadi begini sekarang.
Sejak tadi Batara berusaha mendekati gadis itu. Ia ingin menyapanya, tapi Bestari malah berangkat siang alhasil rencananya gagal. Tidak menyerah, jam istirahat ia kembali mencoba menyapanya, baru Batara akan mendekat, Bestari sudah berlari pergi. Bestari melihat Batara sudah seperti melihat hantu saja. Hingga waktu pulang sekolah, tidak sekalipun ia bisa bicara dengan Bestari.
Latihan futsal hari ini rasanya Batara sangat malas, memikirkan Bestari mengganggu fokusnya. Ia memilih menepi, duduk di bawah pohon samping lapangan futsal.
Hot Chapters