Balada Asmara Biduan Dangdut
Rasanya beberapi hari tak memainkan keyboard membuat jari-jariku kaku.
“Kita tidur dimana, Inces?”
“Di hotel. Udah Eike booking dan bayar. Bintang lima, tak tanggung-tanggung. Eike pengin kalian nyaman biar bisa recording dengan maksimal. Nanti biar Kang Bambang tidur satu kamar sendiri, soalnya dia udah bilang begitu. Ya, kan, Kang?”
Kang Bambang mengiyakan.
“Nah, untuk Cukir dan Dewik, karena ini masalah budget, kalian tidur sekamar nggak apa-apa, ya?”