Benih Papa Sahabatku
bisik Bianca pada Shella yang berdiri, ragu melangkah masuk.
"Iya, Mbak." Lalu, ketiga berjalan takut-takut masuk ke rumah sakit tersebut.
Setelah berbicara dengan resepsionis rumah sakit jiwa, Shella, Bianca dan Nida diantar ke ruangan dokter yang menangani pasien bernama Mutiara Indah.
Melewati lorong rumah sakit jiwa, beberapa pasiennya berkeliaran. Ada yang tertawa sambil menggendong boneka, ada yang bicara dengan pepohonan, ada juga yang duduk melamun.
Hot Chapters