Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

BAB 4: Tawaran yang Mengguncang Suara mesin infus berdetik perlahan di dalam ruang rawat. Di sudut ruangan, Alya duduk lemas di kursi plastik yang sudah aus. Di atas ranjang rumah sakit, ibunya terbaring lemah dengan wajah pucat dan selang oksigen menempel di hidungnya. Napasnya naik turun, tidak stabil.
10940 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Bersandar pada Ketakutan

Bersandar pada Ketakutan

Amethyst terbangun di ruang rawat rumah sakit dengan kepala berat dan tubuh lemas. Ada jarum infus yang tertancap di tangan dan selang oksigen di hidungnya. Dominic duduk di sisi tempat tidur, wajahnya tampak tegang tapi tetap lembut ketika menatapnya. "Kau sudah sadar," ucapnya, suaranya rendah tapi penuh kelegaan.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Simpanan Ayah Angkat

Simpanan Ayah Angkat

Di sisi ranjang, ada infus yang menggantung di tiang besi, menyalurkan cairan bening ke dalam tubuhnya melalui selang tipis yang menempel di punggung tangannya. Aroma antiseptik memenuhi ruangan, bercampur dengan keheningan yang hanya sesekali dipecahkan oleh bunyi halus mesin pemantau. Sedangkan di atas sofa, seorang perawat khusus yang diminta pihak keluarga untuk menjaga pasien itu, tampak sibuk dengan ponsel di tangan. Di luar jendela, langit senja mulai meredup, membiarkan cahaya lampu rumah sakit menggantikan sinar matahari yang perlahan menghilang.
1063.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Terlampir sebuah foto, Marini tengah berbaring dengan infus di ranjang rumah sakit. “Mungkin waktuku tak lama lagi.”
10261.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Another Marriage

Another Marriage

Di kamar, Bianca memejamkan mata rapat-rapat, namun bulu matanya sedikit bergetar saat jarum menembus pembuluh darahnya. Melihat ini, Albert tidak bisa tidak khawatir: “Dokter, kenapa keadaannya begitu serius? Apa demamnya bisa hilang setelah diinfus?” "Ya, ada bahan anti-inflamasi di infusnya." Dokter berkata: “Diperkirakan demam akan mulai turun dalam setengah jam. Ada baskom dan handuk steril di suite di bangsal. Anda bisa membawanya untuk memberinya kompres di dahinya. ”
9.5605.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.6K kali sebagai foto infus di rumah sakit
Tampilkan Ulasan (137)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Belenggu Cinta Sang Billionaire

Belenggu Cinta Sang Billionaire

Pelupuk mata Felicia bergerak. Perlahan wanita itu mulai membuka matanya. Mengerjapkan sedikit matanya kala bulu mata lentiknya bergera-gerak menghalangi matanya yang hendak terbuka. Tepat disaat mata Felicia sudah terbuka—dia mengedarkan pandangan ke sekitar. Tampak wajah Felicia yang sedikit terkejut dirinya berada di sebuah kamar rumah sakit. Ya, jelas Felicia tahu ini adalah kamar rumah sakit. Tatanan ruangan dan aroma khas rumah sakit membuat Felcia tak berlama-lama untuk menyandari keberadaannya. Didetik selanjutnya, Felicia melihat ke tangan kanannya—terdapat infus yang masih terpasang. Felicia terdiam sejenak, mengingat-ingat kenapa dirinya bisa berada di rumah sakit. Karena seingat
1044.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Dia berada di kamar rumah sakit? Dengan kaget, Livy langsung duduk dan berseru, "Nenek!" Sambil berkata demikian, dia menyingkap selimut dan hendak turun dari tempat tidur. Namun, punggung tangannya terasa perih. Dia baru menyadari bahwa dirinya sedang diinfus. Tanpa berpikir panjang, Livy mencabut jarum infus di tangannya dan berlari keluar dengan panik tanpa mengenakan sepatu. Di koridor, dia bertemu langsung dengan Preston.
9.6127.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku, Om Dokter!

Sentuh Aku, Om Dokter!

Aku menarik napas panjang, lalu kembali masuk ke ruang pemeriksaan. Begitu membuka pintu, langkahku terhenti. Om Bagas sudah memejamkan mata. Tubuhnya terbaring tenang di atas ranjang pasien. Selimut tipis menutupi tubuhnya sampai dada. Tangan kanannya sudah terpasang jarum infus, cairan bening menetes perlahan melalui selang transparan. Jantungku kembali berdebar.
1069.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Benih Haram Sahabatku

Benih Haram Sahabatku

Melihat bekas tusukan jarum infus, apakah membiru dan meninggalkan lebam atau tidak. Syukurlah semua aman. Rumah sakit ini profesional dalam menangani pasien. Walaupun harus ditukar dengan biaya yang tidak sedikit. Christian benar-benar memberikan yang terbaik untuk sepupunya. Ceklek! Pintu ruangan itu terbuka. Seraut wajah yang sudah tidak asing masuk ke dalam. Si perawat sudah tahu bahwa lelaki ini akan berkunjung setiap hari sekalipun hanya sebentar.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Menyesal Setelah Bercerai : Suamiku Ternyata Kaya Raya

Menyesal Setelah Bercerai : Suamiku Ternyata Kaya Raya

Reza mengutak-atik ponsel dan tak lama pesan singkat dari Raysa masuk. Dia memberitahu Reza bahwa keadaan rumah sakit sangat menyeramkan, selain itu jarum infus yang tertanam di tangan membuatnya taj bisa bergerak bebas. Bahkan untun sekadar ke kamar mandi pun dia kesusahan. Selain keluhan, Raysa juga mengirimkan sebuah foto di mana itu menunjukan keadaan wajah nyang yang kacau. Mata sembab dan merah karena menangis.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai foto infus di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status