Me and My Destiny
wanita yang sedang memegang cup itu menanyai nya dengan ramah, memegang spidaol, siap menuliskan namanya.
“Rachel.” Ucap Kia tegas. Sekali-kali ia ingin menggunakan nama tengahnya.
“Baik Kak Rachel, silahkan ditunggu.”
Kia lalu menggeret kaki nya yang sudah enggan melangkah, mencari kursi terdekat. Kakinya sudah menjerit meminta istirahat. Kia lalu duduk dan mengambil ponsel dari sakunya. Mengarahkan kamera ke lantai, memperlihatkan ransel dan kakinya yang terbungkus sepatu kets berwarna abu-abu. Dia lalu mengunggah foto itu ke igstory, sambil menuliskan “Kota Jogja terbuat dari rindu, dan aku akan kembali untuk mengulang rindu itu.”
Hot Chapters