Pembalasan Tuan Muda Terkuat
Ia duduk bersila di lantai toko, memejamkan mata rapat-rapat, seolah sedang bermeditasi.
"Guru, lantainya kotor..." Angelica berkata ragu-ragu. "Kalau Guru ingin bermeditasi, aku bisa menyiapkan tempat yang lebih nyaman..."
Tapi Killua tetap diam, tenggelam dalam konsentrasinya.
Lima menit berlalu dalam keheningan yang menegangkan.
Tiba-tiba, mata Killua terbuka lebar. Ia menghantamkan telapak tangannya ke lantai, dan seketika itu juga, gelombang energi yang tak kasat mata mengalir keluar dari tangannya.