Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAAF CINTAKU

MAAF CINTAKU

"Syukurlah jika begitu, Dek dengar! Laki-laki sepertinya itu tidak cocok denganmu yang begitu cantik." "Paman... Sudah jangan mengolok-oloknya, oya satu minuman ajaib, satu lagi just biasa" pinta Fahan. Minuman ajaib? Untuk pertama kalinya ada minuman yang ajaib, Stella melirik Farhan karena minuman itu terdengar asing di telinganya. "Oke siap, Han. Tunggu sebentar." Paman itu dengan senang membuatkan pesanan Farhan dan tidak butuh waktu yang lama minuman ajaib siap untuk diminum.
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 48 Beses bilang free sample mainan
Read
+Library
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 88 Beses bilang free sample mainan
Read
+Library
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

William menggandeng tangan istrinya. “Ayo, petualangan kita dimulai sekarang.” Mereka menaiki mobil sewaan dan hanya butuh sepuluh menit menuju kaki Mount Maunganui atau Mauao, nama Maori-nya. Meski disebut gunung, bentuknya lebih mirip bukit besar yang menjulang tenang di sisi pantai, dikelilingi rerumputan hijau dan semak-semak semak alami khas Selandia Baru.
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang free sample mainan
Read
+Library
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

Lelaki itu menarik diri lalu menatap Hagia dengan mata yang masih gelisah. “Aku tadi nemenin Ranu main di taman.” Hagia masih menatap Megantara. “Mas… aku baik-baik aja.” “Papa.” Keduanya menoleh. “Papa udah pulang? Papa aku dapat hadiah dari temannya Mama.” Megantara berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan Ranu. Keningnya mengerut. “Hadiah dari temannya Mama? Siapa?” “Om Moreno.” Ranu mendongak untuk menatap Hagia. “Iya kan, Ma? Om Moreno, kan?”
1017.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 366 Beses bilang free sample mainan
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

"Tapi pastikan ada banyak keju!" Adrian tersenyum, tampak lebih rileks. "Pizza keju, pesan sudah. Ini akan jadi malam yang menyenangkan," katanya sambil menekan tombol untuk menyelesaikan pesanan. Selama menunggu makanan datang, kami duduk di sofa. Aku menyandarkan punggungku pada bantal dan mengangkat kaki yang terluka di atas meja. Rasa sakit di lututku masih terasa, tetapi semangatku mulai pulih saat melihat Adrian.
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 80 Beses bilang free sample mainan
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status