Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MEZZALUNA [Indonesia]

MEZZALUNA [Indonesia]

jawabnya tegas. Gadis bertubuh mungil itu kembali melahap corndog ketiganya sembari tersenyum setiap kali merasakan lelehan mozarella bercampur saus mustard yang berhasil menyentuh pengecapnya. Sempurna. Katanya. "Uhm... Luca! Sepertinya aku harus ke toilet," ujar Malia seraya menyapu pandangannya ke segala penjuru jalanan –mencari toilet umum.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as free sample mainan
Read
+Library
MAAF CINTAKU

MAAF CINTAKU

"Syukurlah jika begitu, Dek dengar! Laki-laki sepertinya itu tidak cocok denganmu yang begitu cantik." "Paman... Sudah jangan mengolok-oloknya, oya satu minuman ajaib, satu lagi just biasa" pinta Fahan. Minuman ajaib? Untuk pertama kalinya ada minuman yang ajaib, Stella melirik Farhan karena minuman itu terdengar asing di telinganya. "Oke siap, Han. Tunggu sebentar." Paman itu dengan senang membuatkan pesanan Farhan dan tidak butuh waktu yang lama minuman ajaib siap untuk diminum.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as free sample mainan
Read
+Library
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.3K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as free sample mainan
Read
+Library
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

Lelaki itu menarik diri lalu menatap Hagia dengan mata yang masih gelisah. “Aku tadi nemenin Ranu main di taman.” Hagia masih menatap Megantara. “Mas… aku baik-baik aja.” “Papa.” Keduanya menoleh. “Papa udah pulang? Papa aku dapat hadiah dari temannya Mama.” Megantara berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan Ranu. Keningnya mengerut. “Hadiah dari temannya Mama? Siapa?” “Om Moreno.” Ranu mendongak untuk menatap Hagia. “Iya kan, Ma? Om Moreno, kan?”
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 313 Times as free sample mainan
Read
+Library
MAAF

MAAF

Selembut JENANG Semanis GULA I love you, Pembacaku sayang .... ***
103.4K viewsOn holdAdded to Library 122 Times as free sample mainan
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

Aku mencoba mengalihkan perhatian dengan kembali menyebutnya ‘Pak’, meskipun aku tahu dia tidak akan begitu saja membiarkan percakapan ini selesai. Adrian mendekatkan kursinya. Aromanya—campuran kayu cedar dan mint—tercium jelas. “Makan malam di mall. Aku tahu kamu suka restoran Italia, kan?” Dia benar. Aku suka. Dia mengingat detail kecil itu dari percakapan beberapa bulan lalu. Aku terkejut, tapi segera menguasai diri. “Kalau itu perintah bos, saya tidak punya alasan menolak.”
1.9K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as free sample mainan
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status