Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
OBAT TIDUR UNTUK ISTRIKU

OBAT TIDUR UNTUK ISTRIKU

Sebuah foto Awan kirimkan, dia mengambilnya diam-diam saat kami mengobrol tadi. [Abang curi-curi?] Balasku kemudian, Awan hanya mengirim emo tertawa sebagai balasan. [Abang kerja dulu, kasus besar. Doain abang ya] Pesan Awan kembali masuk. [Semangat selalu untuk Abang, semoga lancar kerjaannya] Kirimku sebagai balasan. [Pasti semangat kerjanya, sekarang tambah semangat] Aku hanya membalasnya dengan sebuah gambar jempol.
1050.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

Langit meringis kesakitan, saat Awan memberikan banyak tamparan ke tubuh kekarnya. "Papi pikun apa? Dia sudah punya anak, sudah pasti punya suami," celetuk Langit. Awan memasang wajah polos tanpa dosa, lalu memberikan senyum yang memperlihatkan seluruh gigi putihnya, dan setelah itu dia tertawa terbahak-bahak. Awan sedang mentertawakan dirinya sendiri. "Papi lupa. Saking senangnya ada wanita di rumahmu. Papi kira dia janda."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Isyarat Kasih Untuk Awan

Isyarat Kasih Untuk Awan

Senyum dan lesung pipinya mengisyaratkan rasa senangnya. Cloudy segera beranjak dari meja dan tempat duduknya, kala peristiwa itu datang kembali melintas di pikirannya. Ia lupa menutup sebuah sketsa lengan bergambar tato seorang wanita dan barisan puisi yang melesat di kepala yang tertuang begitu saja. Puisi Cloudy Simponi Yang Menghantui
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Bos Dingin

Mengejar Cinta Bos Dingin

Justru setelah itu ia pergi dengan wajah cemberut. “Apa lagi?” “Nggak ada, gue cuma mau nyapa wanita yang nggak terlalu cantik itu.” “Emang yang cantik itu yang kaya gimana? Kaya lo yang nggak bisa dandan itu?” Awan tersenyum meremehkan sambil menatap orang di depannya naik turun. Seolah ia sedang scanning. Meskipun Giskana bisa berpakaian dengan luwes, namun ia memang tidak bisa make up.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Lembah Awan Berkabut

Lembah Awan Berkabut

Bab Ekstra: Badai di Dalam Surga – Bagian 2: Retakan di Dinding Surga Hari-hari berikutnya di Lembah Awan Berkabut terasa seperti memegang segelas air yang terlalu penuh, di ambang tumpah. Di permukaan, semuanya tenang. Para pengungsi tinggal di paviliun tamu mereka, menerima makanan dan perawatan dari tim An-Mei. Para murid melanjutkan rutinitas mereka. Namun di bawah permukaan, riak-riak ketidakpercayaan terus menyebar, menciptakan retakan tak kasat mata di dinding lembah
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan

Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan

Tawa Mirna kembali berderai. "Iya Mbak. Bener kata temen saya, gak perlu sedih. Di parkiran tadi kan udah nangis tuh. Sekarang, dan seterusnya, jangan nangis lagi yah. Sedih boleh, tapi gak usah nangis. Apalagi nangis buat buaya buntung kek Awan gelap itu." Tukas Bulan. "Kamu Acha kan? Youtuber yang lagi terkenal itu? Bukannya kamu juga ada di filmnya Awan yah?" tanya Anita. Wajahnya nampak sedikit terhibur, saat melihat Acha.
9.6261.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Suamiku Lupa Privasi Story WhatsApp

Suamiku Lupa Privasi Story WhatsApp

“Kakak kira, Awa mau minta aneh-aneh biar kita direstui Ibu kamu.” “Dih, sorry-sorry. Awa masih waras.” “Syukurlah. Kakak pikir kurang sekilo.” “Ngelucu?” tanyku sambil memiringkan bibir. “Enggak. Kakak cuman bicara.” “Iya bicara. Tapi pembicaraannya ngandung humor.” “Ah, masa? Berapa kandungan zat kelucuannya?” “Au ah gelap.” “Perasaan terang, Wa.”
10131.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah Arjuna

Terjerat Gairah Arjuna

tawar Morgan pada Awan usai mendengar penuturan belia itu. Pria bersudut mata lancip itu terus saja mengulas senyum yang Juna yakini itu palsu. "Oh, nggak kok. Cuma pengen lihat-lihat aja buat objek foto, gue baru jalan-jalan di kota ini," kata Awan. Morgan pun ber-oh ria tanpa clue apa-apa. "Kalau gitu gue pamit dulu. Arin, makasih banyak, ya."
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Mengandung Benih Mantan Setelah Berpisah

Mengandung Benih Mantan Setelah Berpisah

ucap Ibu yang lain sembari mendekati kereta dorong untuk melihat Awan. “Eh, dia tersenyum juga.” Ibu tersebut tampak heboh melihat senyuman Awan dan membuat Ibu-ibu yang lain mendekat karena penasaran. “Wah, ini sudah cocok jadi Ayahnya nih!” celetuk salah satu Ibu di sana. “Buruan di resmikan, Pak. Daripada nanti keburu diambil orang. Mbak Aluna kan cantik dan masih muda pasti banyak yang ngelirik.”
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Bulan di Darah Awan

Bulan di Darah Awan

tanyaku. “Iya. Aku awalnya tidak akan datang. Rahima memintaku, bahkan memaksaku. Aku sendiri sengaja membuat diriku telat,” jawabnya. “Entah, saya ingin tertawa karena headline pemilik Arrow X Solutions diperintah anak kecil, tetapi saya tidak bisa,” komentarku. Pak Arrow menatapku dengan tatapan tajam. “Heh. Lucu sekali,” komentar beliau datar. Beliau lalu memberikan sebuah kertas kepadaku. Itu adalah cetakan dari percakapan Pak Arrow dan Rahima.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai gambar awan lucu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status